RELUNG.ID – Guru dan siswa SMK PGRI 1 Palembang menggelar Salat Istisqa untuk memohon turunnya hujan di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Kegiatan ini menjadi bentuk ikhtiar spiritual sekaligus ungkapan harapan agar kondisi udara segera membaik. Kabut asap yang terjadi akibat karhutla menjadi perhatian warga sekolah karena berpotensi mengganggu kesehatan dan aktivitas belajar siswa.
Kepala SMK PGRI 1 Palembang, Nurhidayatika, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan upaya bersama untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun dan kabut asap berangsur menghilang.
“Melalui Salat Istisqa ini, kami berharap hujan segera turun sehingga kabut asap akibat karhutla cepat menghilang dan kondisi udara di Kota Palembang kembali membaik,” ujarnya.
Menurut Nurhidayatika, dampak kabut asap turut menjadi perhatian sekolah, terutama dalam menjaga kesehatan dan keselamatan siswa. Pihaknya berharap kondisi lingkungan segera pulih sehingga kegiatan pendidikan dapat kembali berlangsung secara normal.
Saat ini, SMK PGRI 1 Palembang menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi para siswa. Kebijakan tersebut membuat kegiatan belajar mengajar tetap berjalan meskipun siswa tidak mengikuti pembelajaran secara langsung di sekolah.
“Kami tetap berupaya agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik. Namun, kesehatan siswa juga menjadi perhatian utama di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang,” katanya.
Ia berharap hujan yang turun nantinya dapat membantu mengurangi kabut asap sekaligus mendukung upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.
Bagi guru dan siswa, berakhirnya kabut asap menjadi harapan agar aktivitas sehari-hari dapat kembali berjalan normal. Siswa diharapkan bisa kembali belajar di ruang kelas tanpa terganggu kondisi udara yang tidak sehat.
Nurhidayatika juga berharap penanganan karhutla dilakukan secara optimal agar kebakaran tidak terus meluas dan menimbulkan dampak berkepanjangan bagi masyarakat. (LWM)

