RELUNG.ID – Enam seniman asal Sumatera Selatan (Sumsel) menerima Anugerah Seni Sumatera Selatan 2026 dalam Malam Penganugerahan Batanghari Sembilan yang digelar di Atrium PTC Mall, Palembang, Minggu (18/10/2026).
Penghargaan tersebut diberikan kepada para seniman yang dinilai memiliki kontribusi terhadap perkembangan seni dan kebudayaan daerah. Keenam penerima berasal dari berbagai bidang, mulai dari seni rupa, sastra, teater, tari, film, hingga musik.
Mereka adalah Dovi Rustam dari Kabupaten Musi Banyuasin untuk kategori seni rupa, Slamet Nugroho dari Kota Palembang pada kategori seni sastra, serta Samsurizal dari Kabupaten Musi Rawas untuk kategori seni teater.
Selanjutnya, Salwa Pratiwi dari Kota Palembang menerima penghargaan kategori seni tari, Riqki Mardani pada kategori seni film, dan Ihsanul Fikri dari Kabupaten Muara Enim untuk kategori seni musik.
Malam penganugerahan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi terhadap para pelaku seni sekaligus upaya memperkuat keberadaan Batanghari Sembilan sebagai identitas kebudayaan masyarakat Sumsel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Edward Candra, yang hadir mewakili Gubernur Herman Deru, menegaskan bahwa pelestarian kebudayaan daerah membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat agar tetap bertahan dan berkembang di tengah perubahan zaman.
Menurut Edward, Batanghari Sembilan tidak seharusnya hanya dipandang sebagai peninggalan masa lalu. Warisan budaya tersebut perlu terus dikembangkan agar tetap relevan dengan kehidupan masyarakat sekaligus menjadi kebanggaan daerah.
Ia mengajak seniman, budayawan, akademisi, media, dunia usaha, dan masyarakat untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kekayaan budaya Sumsel, termasuk tradisi, bahasa, dan kesenian yang tumbuh di berbagai wilayah.
Edward menyebut terdapat empat langkah penting dalam pelestarian budaya, yakni pelindungan, regenerasi, pengembangan, dan kolaborasi.
Pelindungan dilakukan melalui inventarisasi dan dokumentasi warisan budaya agar pengetahuan serta keterampilan seni yang diwariskan para maestro tidak hilang. Sementara itu, regenerasi perlu diperkuat dengan melibatkan pelajar, mahasiswa, dan komunitas seni dalam berbagai kegiatan kebudayaan.
Di sisi lain, pengembangan seni dapat dilakukan melalui penyelenggaraan festival, pertunjukan, penguatan sektor ekonomi kreatif, serta pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan promosi kebudayaan Sumsel.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat juga dinilai penting agar upaya pelestarian budaya berjalan berkelanjutan dan tidak hanya bergantung pada satu pihak.
Pada kesempatan tersebut, Edward menyampaikan selamat kepada seluruh penerima Anugerah Seni Sumatera Selatan 2026. Ia berharap penghargaan ini menjadi motivasi bagi para seniman untuk terus menghasilkan karya dan berkontribusi dalam memajukan kebudayaan daerah.
Melalui penganugerahan Batanghari Sembilan, apresiasi terhadap pelaku seni diharapkan dapat mendorong regenerasi seniman sekaligus menjaga keberlangsungan kesenian Sumsel bagi generasi mendatang.
Berikut daftar penerima Anugerah Seni Sumatera Selatan 2026:
- Dovi Rustam – Seni Rupa, Kabupaten Musi Banyuasin.
- Slamet Nugroho – Seni Sastra, Kota Palembang.
- Samsurizal – Seni Teater, Kabupaten Musi Rawas.
- Salwa Pratiwi – Seni Tari, Kota Palembang.
- Riqki Mardani – Seni Film, Kota Palembang.
- Ihsanul Fikri – Seni Musik, Kabupaten Muara Enim. (DSK)

