RELUNG.ID – Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Rony Samtana memastikan penanganan kasus kericuhan saat demonstrasi di depan Mapolda Sumsel terus berlanjut.
Polisi bahkan membuka peluang menetapkan pelaku baru setelah sebelumnya mengamankan tiga orang.
Dalam insiden tersebut, dua jurnalis menjadi korban pengeroyokan, tiga mahasiswa mengalami penganiayaan, dan seorang anggota polisi turut menjadi korban.
Rony menegaskan, penyidik tidak hanya mendalami peran orang-orang yang telah diamankan, tetapi juga memeriksa sejumlah pihak yang berada di lokasi kejadian.
Langkah ini dilakukan untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kericuhan tersebut.
Hal itu disampaikan Rony saat bersilaturahmi dengan sejumlah pimpinan redaksi media di lantai 7 Gedung Mapolda Sumsel, Rabu (21/10/2026).
“Polda Sumsel tetap berkomitmen kasus ini diungkap tuntas. Pihak yang terlibat harus mempertanggungjawabkan secara pidana. Sebelumnya ada tiga yang diamankan, nah ini akan bertambah,” ujar Rony.
Ia menjelaskan, penyidik telah meminta keterangan dari sejumlah orang berdasarkan informasi yang disampaikan jurnalis dan mahasiswa. Keterangan tersebut selanjutnya akan dicocokkan dengan alat bukti lain untuk memastikan keterlibatan masing-masing pihak.
“Beberapa pihak yang teman-teman wartawan dan mahasiswa sampaikan, ada inisial-inisial tertentu, sudah kami ambil keterangannya. Tentunya keterangan ini akan kami sandingkan dengan alat bukti yang lain. Siapa pun dia harus bertanggung jawab sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Rony juga menyoroti pemeriksaan terhadap Ketua Asosiasi Driver Online (ADO) Sumsel yang sebelumnya telah dimintai keterangan. Menurutnya, pemeriksaan tersebut belum cukup untuk mengungkap perkara secara menyeluruh.
Ia menegaskan, penyidik harus mendalami keterangan Ketua ADO dengan mencocokkannya terhadap bukti-bukti yang telah dikumpulkan. Selain itu, pihak lain, termasuk pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) yang berada di lokasi, juga akan dimintai keterangan.
“Pimpinan ADO sudah diambil keterangan, tapi saya tidak puas. Saya sampaikan tetap disandingkan dengan bukti lain. Termasuk juga ormas yang satu itu,” pungkasnya. (LWM)

