RELUNG.ID-Video yang memperlihatkan hamparan tanaman mirip bibit kelapa sawit tumbuh di lahan yang diduga bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mendadak viral di media sosial.
Rekaman yang diduga diambil dari ruas Tol Palembang-Prabumulih tersebut memperlihatkan sejumlah tanaman kecil yang tampak tumbuh subur di hamparan lahan terbuka.
Video itu diunggah akun Instagram @lambe_turah dengan keterangan bernada sindiran, “Ciyee gercepnyaaaa… Ciyeeeee….”
Unggahan tersebut langsung menarik perhatian warganet. Pasalnya, tanaman yang diduga bibit sawit itu terlihat tumbuh di lahan yang disebut-sebut sebelumnya terdampak karhutla.
Kemunculan tanaman tersebut kemudian memunculkan berbagai spekulasi mengenai pemanfaatan lahan pascakebakaran. Bahkan, sejumlah warganet menduga ada kepentingan tertentu di balik peristiwa karhutla yang sebelumnya terjadi.
Salah satu komentar datang dari akun @rama.renaldyy yang menuliskan, “Sesuai prediksi.”
Komentar bernada kritik juga disampaikan akun @nurreul. Ia menyinggung kemungkinan tanaman tersebut akan dicabut jika para tokoh pejuang lingkungan terdahulu masih hidup.
“Kayanya kalau pahlawan kita masih pada idup, itu bakal dicabutin semua dah,” tulisnya.
Sementara itu, akun @ristaaa29_ mengungkapkan bahwa kondisi serupa menurut pengamatannya juga terlihat di ruas tol lainnya.
“Di Tol KM 246 pun full ditanamin sawittt,” tulisnya.
Berbeda dengan komentar lainnya, akun @lee_yunita justru melontarkan ajakan bernada sindiran kepada masyarakat untuk bersama-sama mencabuti bibit sawit yang terlihat tumbuh di hamparan lahan tersebut.
“Normalisasi warga rame-rame cabutin,” tulisnya.
Beragam komentar tersebut memperlihatkan kecurigaan dan kritik warganet terhadap kemunculan tanaman yang diduga bibit sawit di lahan yang disebut sebagai bekas karhutla.
Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian mengenai jenis tanaman, status lahan, maupun riwayat kebakaran di lokasi yang terekam dalam video tersebut. Rekaman video yang diunggah tersebut kini telah memantik komentar warganet hingga puluhan ribu. [vid]

