RELUNG.ID– Seorang dokter bernama Ayu Bopha Devi Meder menjadi sorotan publik setelah komentarnya mengenai aksi unjuk rasa aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) menuai kecaman di media sosial.
Melalui unggahannya di platform Threads, dr Ayu menyebut aksi demonstrasi mahasiswa tersebut bertujuan melakukan penjarahan. Pernyataan itu kemudian menyebar luas dan memicu reaksi dari warganet.
Dalam utasnya, Ayu mempertanyakan alasan BEM UI memilih Bundaran HI sebagai lokasi demonstrasi. Ia menyoroti posisi kawasan tersebut yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan Plaza Indonesia (PI) dan Grand Indonesia (GI).
Ayu bahkan mengaitkan aksi mahasiswa itu dengan potensi kerusuhan dan penjarahan seperti yang pernah terjadi di Prancis.
“Paham kan kenapa BEM UI ngotot demonya di HI? Karena dekat PI (Plaza Indonesia) dan GI (Grand Indonesia)… kan tujuan mereka bikin Indonesia kayak Perancis a.k.a mau menjarah,” tulis Ayu dalam unggahannya.
Pernyataan tersebut menuai kecaman dari sejumlah pengguna media sosial. Banyak pihak mempermasalahkan tudingan yang diarahkan kepada mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi tersebut.
Dampak dari polemik itu turut berimbas pada pekerjaan Ayu. Klinik First Care yang berlokasi di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengumumkan pemutusan hubungan kerja sama profesional dengan dokter tersebut.
Pengumuman itu disampaikan melalui akun Instagram resmi klinik, @firstcarepolim, pada Kamis (29/10/2026).
Dalam keterangannya, manajemen First Care menegaskan bahwa opini yang disampaikan Ayu merupakan pandangan pribadi dan tidak mewakili sikap maupun kebijakan resmi klinik.
Pihak klinik menyebut keputusan pemutusan kerja sama tersebut diambil sebagai respons atas perhatian publik terhadap pernyataan yang bersangkutan.
Manajemen First Care juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif serta menjunjung tinggi etika profesi kedokteran.
Hingga informasi ini disusun, belum terdapat keterangan lebih lanjut mengenai tanggapan dr Ayu atas keputusan pemutusan kerja sama profesional tersebut.[YKP]

