RELUNG.ID- Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan menjadi perhatian khusus Mabes Polri. Pimpinan Polri turun langsung memberikan arahan kepada Kapolda Sumsel dan seluruh jajaran untuk memperkuat langkah pencegahan hingga penanganan kebakaran di lapangan.
Arahan tersebut disampaikan Astama Ops Polri dan Kabaharkam Polri saat melakukan kunjungan ke Mapolda Sumsel, Sabtu (31/10/2026). Pertemuan berlangsung di Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumsel dan dihadiri Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana, Wakapolda, para pejabat utama, serta seluruh Kapolres jajaran.
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Mabes Polri menekankan pentingnya kesiapsiagaan personel, pengawasan kawasan rawan kebakaran, penguatan upaya pencegahan, serta kecepatan merespons apabila ditemukan titik api.
Arahan ini menjadi perhatian serius Polda Sumsel mengingat penanganan karhutla membutuhkan langkah terpadu dan respons cepat dari seluruh jajaran kepolisian.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan, Kapolda Sumsel telah meminta seluruh satuan kerja dan Polres jajaran segera menindaklanjuti arahan pimpinan Mabes Polri sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
“Arahan pimpinan Mabes Polri ini menjadi perhatian serius kami dan akan segera ditindaklanjuti secara konkret oleh seluruh satuan kerja Polda Sumsel maupun Polres jajaran sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing,” kata Nandang, Senin (2/11/2026).
Dia menjelaskan, tindak lanjut tersebut mencakup penguatan pengawasan wilayah rawan, kesiapan personel dan sarana prasarana, serta peningkatan kemampuan deteksi dini terhadap potensi kebakaran.
Menurutnya, seluruh arahan pimpinan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar menjadi instruksi di tingkat pimpinan.
“Tidak boleh ada arahan pimpinan yang berhenti sebatas instruksi. Seluruh jajaran harus memastikan pelaksanaannya berjalan di lapangan, memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan deteksi dini, serta bergerak cepat apabila ditemukan potensi kebakaran,” tegasnya.
Polda Sumsel memastikan koordinasi dan kesiapsiagaan seluruh jajaran akan terus diperkuat untuk mengantisipasi perkembangan situasi karhutla. Upaya tersebut diharapkan mampu menekan risiko kebakaran sekaligus melindungi masyarakat dan lingkungan dari dampak kabut asap.[YKP]

