RELUNG.ID — Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Indonesia telah mengambil langkah tegas untuk mengurangi tindak penipuan online melalui telepon dan SMS dengan melakukan pemblokiran terhadap ribuan nomor.
Direktur Pengendalian Pos dan Informatika, Dany Suwardany, mengumumkan bahwa sepanjang tahun 2023, Kominfo telah berhasil menghapus sekitar 13.638 nomor handphone yang terindikasi terlibat dalam aktivitas penipuan.
“Kita lakukan pemblokiran 13.638 nomor,” ujar Dany dalam keterangan resminya.
BACA Juga : Krisis Kemanusiaan di Jalur Gaza: Lebih dari 100 Ribu Orang Terluka, Hilang, atau Meninggal
Dia juga menjelaskan bahwa Kominfo memiliki kanal website resmi (https://aduannomor.id/home) yang dapat digunakan oleh masyarakat untuk melaporkan nomor-nomor yang dicurigai terlibat dalam penipuan.
Menurut Dany, pemblokiran nomor dilakukan berdasarkan aduan dan layanan yang disampaikan oleh masyarakat.
Dari Januari hingga Desember 2023, Kominfo telah menerima sekitar 57.459 aduan terkait nomor telepon yang diduga terlibat dalam penipuan.
BACA Juga : Erick Thohir akan Cari Pengganti Ahok Sebagai Komisaris Utama PT Pertamina
Dari jumlah tersebut, sebanyak 28.459 nomor yang diadukan ditolak pemblokirannya karena tidak dilengkapi dengan bukti yang memadai. Sementara itu, 15.362 nomor HP masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.
Langkah-langkah ini menunjukkan upaya pemerintah Indonesia dalam melindungi masyarakat dari tindak penipuan online yang semakin marak.
Kominfo terus mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan laporan terhadap nomor-nomor yang mencurigakan agar dapat segera diambil tindakan preventif.

