Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»7 Fakta Kesultanan Palembang Darussalam
Indeks

7 Fakta Kesultanan Palembang Darussalam

alwiBy alwi13/01/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kesultanan Palembang Darussalam, sebuah entitas bersejarah yang mencapai puncak kejayaannya pada abad ke-17 hingga abad ke-19, mengalami liku-liku perjalanan yang kini menjadi bagian integral dari sejarah Sumatra Selatan.

Pada masa kejayaannya, Kesultanan Palembang Darussalam meliputi wilayah Provinsi Sumatra Selatan, Bengkulu, Bangka Belitung, Jambi, dan Lampung. Namun, pada tahun 1823, setelah terlibat dalam pertempuran sengit, Belanda menghapus kesultanan ini dari peta politik.

Pada tahun 2003, Kesultanan Palembang Darussalam dihidupkan kembali sebagai simbol kebudayaan di Sumatra Selatan, dengan Sultan Mahmud Badaruddin IV Fauwaz Diradja sebagai pemimpin yang naik takhta pada tahun 2017.

Baca Juga: Sejarah Terbentuknya Daerah Otonom Baru di Sumsel ‘Muratara’

Berikut 7 fakta Kesultanan Palembang Darussalam yang dirangkum RELUNG.ID dari Wikipedia,

1. Asal Mula Kesultanan Palembang

Kesultanan Palembang Darussalam bermula pada pertengahan abad ke-16, ketika Ki Gede Sedo Ing Lautan, salah satu keluarga kerajaan yang melarikan diri dari kemelut Kesultanan Demak, mendirikan kerajaan di Palembang. Pada awalnya, kesultanan ini menjadi bawahan Kesultanan Mataram, yang dianggap sebagai pelindung dari Kesultanan Banten. Namun, pada masa pemerintahan Ki Mas Hindi (1659-1706), hubungan dengan Kesultanan Mataram diputuskan, dan Ki Mas Hindi menyatakan dirinya sebagai Sultan Abdurrahman, menjadi pendiri dan raja pertama Kesultanan Palembang.

2. Pusat Pemerintahan Kesultanan

Pusat pemerintahan Kesultanan Palembang mengalami beberapa perpindahan lokasi selama sejarahnya. Keraton pertama, Kuto Gawang, dibakar oleh VOC pada tahun 1659 sebagai balasan atas perlawanan Palembang terhadap VOC. Kemudian, Sultan Abdurrahman memindahkan keratonnya ke Beringin Janggut, lalu ke Kuto Tengkurak pada pemerintahan Sultan Mahmud Badaruddin I, dan terakhir ke Kuto Besak pada pemerintahan Sultan Muhamad Bahauddin.

Baca Juga: Fakta-fakta dan Sejarah LRT Palembang, Diawali dengan Usulan Monorel

Keraton Kuto Besak, yang dibangun pada periode Sultan Muhamad Bahauddin, menjadi istana terbesar yang masih berdiri hingga saat ini. Lokasinya di Kuto Besak telah menjadi salah satu peninggalan bersejarah yang memukau.

3. Silsilah Sultan-Sultan Palembang

Berikut adalah beberapa nama sultan yang memimpin Kesultanan Palembang dari berdirinya hingga saat ini:

  1. Sultan Abdurrahman (1659–1706)
  2. Sultan Muhammad Mansyur Jayo Ing Lago (1706–1718)
  3. Sultan Agung Komaruddin Sri Teruno (1718–1724)
  4. Sultan Mahmud Badaruddin I Jayo Wikramo (1724–1757)
  5. Sultan Ahmad Najamuddin I Adi Kusumo (1757–1776)
  6. Sultan Muhammad Bahauddin (1776–1803)
  7. Sultan Mahmud Badaruddin II (1804–1813, 1818–1821)
  8. Sultan Ahmad Najamuddin II (1812–1813, 1813–1818)
  9. Sultan Ahmad Najamuddin III (1821–1823)
  10. Sultan Mahmud Badaruddin III, Prabu Diradja Al-Hajj (2003–2017)
  11. Sultan Mahmud Badaruddin IV, Fauwaz Diradja (2017–sekarang)

Baca Juga: Berdiri Selama 59 Tahun, Begini Sejarah dan Fakta Jembatan Ampera

4. Perjuangan dengan Belanda dan Inggris

Sejak awal abad ke-17, Belanda berusaha menguasai Kesultanan Palembang, terutama karena kekayaan tambang timah di wilayah tersebut. Meskipun Inggris berhasil menduduki Palembang pada suatu waktu, Sultan Mahmud Badaruddin II akhirnya kembali berkuasa setelah Indonesia dikembalikan oleh Inggris ke Belanda.

5. Runtuhnya Kesultanan Palembang

Pada 12 Juni 1819, pertempuran sengit antara Palembang dan Belanda dimulai, berlanjut hingga 1821. Setelah kekalahan dan serangan mendadak oleh Belanda pada Juni 1821, Kesultanan Palembang resmi jatuh pada tahun 1823. Sultan Ahmad Najamuddin III diasingkan ke Maluku, dan Kesultanan Palembang dihapus oleh Belanda, bersama dengan penghancuran Kuto Tengkurak hingga rata dengan tanah.

6. Kebangkitan Kesultanan

Setelah sekian lama, pada tahun 2003, Majelis Adat Palembang memutuskan untuk menghidupkan kembali Kesultanan Palembang. Sultan Mahmud Badaruddin III dilantik sebagai simbol kesultanan, yang kemudian digantikan oleh Sultan Mahmud Badaruddin IV Fauwaz Diradja pada tahun 2017.

Baca Juga: Kue Delapan Jam dan Maksuba, Kue Basah Khas Palembang dengan Cerita Historis

7. Peninggalan Bersejarah

Beberapa peninggalan bersejarah Kesultanan Palembang yang tetap berdiri hingga sekarang antara lain Benteng Kuto Besak, Masjid Agung Palembang, dan Makam Lembang.

Dengan kebangkitan Kesultanan Palembang Darussalam, sejarah dan kekayaan budayanya menjadi bagian yang tak terpisahkan dari identitas Sumatra Selatan.

Begitulah perjalanan Kesultanan Palembang Darussalam semoga bermanfaat bagi Relungnres.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKementerian Agama Rilis Jadwal Pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji 2024
Next Article Kemendikbudristek Akan Segera Salurkan Bansos PIP 2024, Buruan Cek di Sini!
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20267 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,914 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,786 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,759 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?