RELUNG.ID – Apes dialami oleh Novi Aryani (45), rumah yang ditempatinya di Jalan HM Ryacudu, Lorong Setia, Kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Jakabaring, Palembang dibobol oleh kawanan maling.
Akibat dari kejadian tersebut, satu unit handphone, domper berisikan uang Rp800 ribu, diantaranya uang sumbangan pembinaan pembangunan (SPP) sekolah sebesar Rp400 ribu digondol oleh kawanan maling.
Saat ditemui usai membuat laporan polisi, Novi menceritakan dia baru mengetahui rumahnya disatroni kawanan maling, Senin (30/9) sekitar pukul 05.00 WIB. Kala itu, anaknya mencari handphone dan tas sekolah.
“Semalam anak saya tidur di ruang tamu Pak. Pas bangun subuh, dia mencari tas dan handphone, bertanya dengan kami. Merasa kami yang pindahkan,” kata Novi saat diwawancarai awak media.
Mendapati tas dan handphone anaknya raib, dia pun langsung mengecek pintu dan jendela. Rupanya, jendela bagian depan rumah sudah jebol dan hilang ikut digondol oleh kawanan pelaku.
“Total kerugian semuanya Rp2,5 juta. Hari ini harus bayar SPP karena sudah menunggak empat bulan, dan uangnya Rp400 ribu hilang diambil pelaku. Mereka masuk dari jendela, karena hilang juga,” tutur dia.
Masih dikatakan oleh korban Novi, dia baru menempati rumah kontrakan tersebut sekitar 1 tahun yang lalu. Memang pemilik kontrakan berkata rumah tersebut sering kemalingan.
Atas kejadian tersebut, Novi membuat laporan polisi di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.
Sementara itu, Kepala SPKT Polrestabes Palembang Kompol Padli membenarkan adanya aduan dari korban. Menurutnya, pelaku akan dikenai pasal 363 KUHP mengenai pencurian dengan pemberatan (curat).
“Benar, tadi siang sudah kami terima aduan curat dari korban atas nama NA. Laporan ini akan kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang,” pungkasnya. (DNP)

