Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Gubernur Herman Deru Ingatkan Ancaman Karhutla, Perusahaan Pemegang Konsesi Diminta Bertanggung Jawab

11/10/2026

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Apindo Keberatan atas Kenaikan UMP 6,5 Persen: Khawatirkan Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja
Bisnis

Apindo Keberatan atas Kenaikan UMP 6,5 Persen: Khawatirkan Dampak Ekonomi dan Lapangan Kerja

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda30/11/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan keberatan atas keputusan pemerintah menaikkan upah minimum provinsi (UMP) sebesar 6,5 persen untuk tahun 2025.

Dalam pernyataan resminya, Apindo meminta pemerintah memberikan penjelasan komprehensif mengenai metodologi perhitungan kenaikan tersebut serta mempertimbangkan dampaknya terhadap dunia usaha.

Menurut Apindo, hingga saat ini belum ada penjelasan rinci terkait variabel yang digunakan dalam menentukan angka kenaikan 6,5 persen seperti produktivitas tenaga kerja, daya saing usaha, dan kondisi ekonomi terkini. Hal ini menimbulkan kekhawatiran dalam dunia usaha.

Baca juga :   Buruh Sumsel Sambut Kenaikan Upah Minimum 6,5 Persen, Meski di Bawah Ekspektasi

“Kenaikan ini berisiko meningkatkan biaya produksi dan mengurangi daya saing produk Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional. Ini dikhawatirkan memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) serta menghambat pertumbuhan lapangan kerja baru,” tulis Apindo dalam keterangannya.

Apindo menyoroti potensi dampak kenaikan UMP terhadap sektor padat karya dan industri lain yang bergantung pada efisiensi biaya tenaga kerja. Kenaikan ini dinilai dapat memicu:

– Meningkatnya biaya operasional: Beban tambahan ini akan dirasakan terutama oleh sektor-sektor yang memiliki margin keuntungan tipis.

Baca juga :   Presiden Prabowo Umumkan Kenaikan Upah Minimum Nasional 2025 Sebesar 6,5 Persen

– Pengurangan daya saing: Biaya produksi yang lebih tinggi dapat membuat produk Indonesia kalah bersaing, baik di pasar lokal maupun global.

– Risiko PHK dan pengurangan investasi: Dengan kenaikan biaya, pengusaha mungkin terpaksa melakukan efisiensi tenaga kerja atau menunda rencana ekspansi.

Apindo menyatakan kekecewaannya karena merasa masukan dunia usaha tidak dijadikan bahan pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan. Sebagai pihak yang aktif dalam diskusi kebijakan pengupahan, Apindo mengaku telah memberikan masukan berbasis data terkait dampak ekonomi, produktivitas, dan daya saing usaha.

“Kami berharap pemerintah dapat memberikan penjelasan lebih rinci mengenai dasar penetapan kenaikan UMP ini serta mempertimbangkan masukan dunia usaha untuk memastikan kebijakan yang lebih berimbang,” tegas asosiasi tersebut.

Apindo mengimbau pemerintah untuk membuka dialog lebih lanjut dengan dunia usaha guna memastikan kebijakan pengupahan yang berkelanjutan dan tidak memberatkan pengusaha maupun pekerja. Transparansi dan kolaborasi dianggap menjadi kunci untuk mengatasi ketidakpastian yang ada dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. [TRA]

APINDO UMP 2025
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePemkot Palembang Gelar Soft Launching Jogging Track Baru di Kambang Iwak
Next Article Warna Baru Samsung Galaxy S25 dan S25+ Terungkap, Ini Pilihannya
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Regional

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/20261 Views
Regional

Gubernur Herman Deru Ingatkan Ancaman Karhutla, Perusahaan Pemegang Konsesi Diminta Bertanggung Jawab

11/10/20261 Views
Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,924 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,796 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,769 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?