Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bola»Meski Berhasil Lolos dari jerat degradasi Liga 2, Gaji Pemain Sriwijaya Tak Kunjung Dibayar
Bola

Meski Berhasil Lolos dari jerat degradasi Liga 2, Gaji Pemain Sriwijaya Tak Kunjung Dibayar

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda11/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Momen saat Pemain Sriwijaya FC selebrasi ketika membobol gawang PSMS Medan. Foto : Official Sriwijaya FC
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Kemenangan dramatis Sriwijaya FC (SFC) atas PSMS Medan pada Senin (10/2/2025) seharusnya menjadi momen penuh euforia bagi para pendukung setia Laskar Wong Kito. Namun, di balik sorak-sorai kemenangan tersebut, tersimpan persoalan pelik yang mengancam stabilitas tim: krisis finansial yang belum juga menemukan titik terang.

Meski berhasil lolos dari jerat degradasi Liga 2, para pemain dan pelatih SFC masih menunggu pelunasan sisa gaji dan down payment (DP) yang tak kunjung dibayarkan. Seorang sumber internal tim yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya terhadap situasi ini.

 

“Belum ada kabar apa pun soal pelunasan sisa DP dan gaji. Kami hanya ingin kejelasan,” ujarnya, Selasa (11/2/2025).

 

Akibat ketidakjelasan ini, skuad Elang Andalas memilih untuk tidak berangkat ke Boyolali guna menghadapi Nusantara United dalam laga terakhir babak playoff. Keputusan ini diambil sebagai bentuk protes atas janji manajemen yang kerap tidak ditepati, terutama soal pembayaran gaji setelah kompetisi berakhir.

 

“Kami sepakat, tidak akan bertanding sebelum ada pelunasan. Tahun lalu situasinya sama, gaji tidak dilunasi meski kompetisi sudah selesai,” tambah sumber tersebut.

 

Keberhasilan Sriwijaya FC bertahan di Liga 2 dipastikan setelah hasil imbang 3-3 antara Persikota Tangerang dan Nusantara United. Hasil tersebut membuat laga melawan Nusantara United hanya menjadi formalitas tanpa pengaruh pada klasemen.

 

Pelatih Sriwijaya FC, Hendri Susilo, yang kembali mencatatkan sejarah sebagai penyelamat tim dalam dua musim berturut-turut, berharap manajemen segera menyelesaikan kewajibannya.

“Kami ingin menutup musim ini dengan kemenangan sempurna, tapi semua tergantung manajemen. Kami siap bertanding jika masalah ini selesai,” tegas Hendri dalam konferensi pers usai laga melawan PSMS Medan.

Di tengah polemik ini, manajemen Sriwijaya FC justru memilih untuk bungkam. CEO PT Digi Sport Asia, Anggoro, enggan memberikan komentar terkait masalah ini dan melempar tanggung jawab kepada PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM).

“Untuk urusan pelunasan gaji, silakan tanya ke PT SOM,” ujarnya singkat.

Upaya konfirmasi kepada Direktur Marketing PT SOM, Indrayadi, juga tidak membuahkan hasil. Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen belum memberikan pernyataan resmi terkait krisis finansial yang menghantui tim kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan tersebut.

Situasi ini menempatkan Sriwijaya FC di persimpangan sulit. Di satu sisi, mereka telah mengamankan posisi di Liga 2. Namun di sisi lain, ancaman mogok bertanding menjadi simbol perlawanan terhadap ketidakadilan yang dirasakan para pemain dan staf pelatih.

Masa depan Elang Andalas kini berada di tangan manajemen. Apakah mereka akan menyelesaikan kewajiban finansial tepat waktu, atau justru membiarkan timnya terpuruk di luar lapangan meski selamat di dalamnya? Jawabannya masih menjadi tanda tanya besar.[THQ]

Liga 2 Sriwijaya FC
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePeringatan Bulan K3 Nasional, PLN UID S2JB Tekankan Keselamatan Kerja
Next Article Penggerebekan Arena Judi Sabung Ayam di Lubuklinggau, 48 Kendaraan Diamankan
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Bola

Drama 9-2 Antar Garuda ke Final, Erick Thohir Ungkap Perasaan Bangsa Indonesia

02/10/20267 Views
Bola

Dua Kali Tumbang, Begini Respons Wagub Sumsel soal Performa Sumsel United

29/09/202614 Views
Bola

4UR Tennis Competition Seri 3 Tuntas, Persaingan Menuju Serie Master Makin Panas

28/09/202687 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,863 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,738 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,711 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?