RELUNG.ID- Tim gabungan Polres Lubuklinggau berhasil menggerebek arena judi sabung ayam di Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, pada Senin, 10 Februari 2025 sekitar pukul 18.30 WIB.
Penggerebekan ini dilakukan setelah mendapat informasi dari masyarakat, dan dipimpin langsung oleh Kapolres Lubuklinggau AKBP Bobby Kusumawardhana.
Selama penggerebekan yang berlangsung hingga pukul 23.00 WIB, petugas berhasil mengamankan 48 kendaraan roda dua, 10 ekor ayam, serta 1 unit kendaraan roda empat.
Namun, para pelaku judi sabung ayam berhasil melarikan diri dan meninggalkan lokasi.
Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Muhammad Kurniawan Azwar menjelaskan, bahwa penggerebekan tersebut melibatkan 60 personel tim gabungan yang bergerak serentak menuju lokasi.
Petugas berhasil menutup akses jalan satu jalur di lokasi agar para pelaku tidak dapat melarikan diri.
“Penggerebekan ini bermula dari informasi yang diterima masyarakat yang langsung menghubungi pihak kepolisian. Berdasarkan informasi tersebut, Kapolres memberikan arahan untuk melakukan penggerebekan di lokasi tersebut,” ujar Kasat Reskrim,Selasa (11/2/2025).
Selain barang bukti berupa kendaraan dan ayam, petugas juga melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas para pelaku yang terlibat dalam judi sabung ayam ini. Sementara itu, lokasi kejadian langsung diamankan dan dipasang garis polisi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.
“Proses penyelidikan masih berlangsung. Kami masih melakukan pendataan terhadap orang-orang yang terlibat dalam kegiatan ilegal ini,” tambah AKP Kurniawan.
Terkait dugaan pemilik lahan tempat dilaksanakannya sabung ayam, yang kabarnya melibatkan oknum mantan anggota DPRD Lubuklinggau, Kasat Reskrim mengungkapkan bahwa hal tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut.
“Untuk saat ini, kami masih belum dapat memastikan siapa pemilik lahan tersebut. Proses penyelidikan terus dilakukan, dan kami akan memantau perkembangan lebih lanjut,” ungkapnya.
Kasat Reskrim juga membantah jika operasi penggerebekan sudah bocor sebelumnya.
“Tidak ada kebocoran informasi. Kami tetap berhasil mengamankan barang bukti, dan sekarang kami sedang menyelidiki lebih lanjut siapa yang terlibat,” tegasnya. [NSR]

