Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Sekda Sumsel Ajak TPID Sinergikan Strategi Pengendalian Inflasi di Tahun 2025
Regional

Sekda Sumsel Ajak TPID Sinergikan Strategi Pengendalian Inflasi di Tahun 2025

RiyadiBy Riyadi13/02/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumsel di Auditorium Bina Praja, Kamis (13/2/2025). (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Edward Candra secara resmi membuka Rapat Koordinasi dan Capacity Building Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) se-Sumsel di Auditorium Bina Praja, Kamis (13/2/2025).

Pada kesempatan tersebut, Sekda Edward Candra menyampaikan bahwa perkembangan inflasi Sumsel pada Januari 2025 tercatat sebesar 0,92 persen (yoy), sedikit lebih tinggi dari inflasi nasional yang sebesar 0,76 persen (yoy). Meskipun demikian, secara regional, posisi inflasi Sumsel berada di urutan keempat terendah se-Sumatera.

Pada bulan Januari 2025, Indeks Harga Konsumen (IHK) Sumsel tercatat mengalami deflasi sebesar 0,36persen (mtm). Secara spasial, seluruh kota/kabupaten sampel IHK mengalami deflasi.

Baca juga :   Cegah Stunting, Pemkab Empat Lawang Bagikan 220 Paket Sembako

Kota Lubuklinggau tercatat dengan deflasi terdalam sebesar 0,64 persen (mtm), diikuti oleh Kota Palembang sebesar 0,47 persen (mtm), Kabupaten Ogan Komering Ilir sebesar 0,03 persen (mtm), dan Kabupaten Muara Enim dengan deflasi sebesar 0,02 persen (mtm).

Komoditas utama yang berkontribusi pada deflasi antara lain tarif listrik, tomat, telur ayam ras, dan angkutan udara. Sementara itu, tekanan deflasi sebagian besar tertahan oleh inflasi pada beberapa komoditas, di antaranya cabai, cabai rawit, dan emas perhiasan.

Untuk pengendalian inflasi di Sumsel, pada tahun 2024, TPID telah melaksanakan berbagai kegiatan yang cukup masif, seperti Gerakan Pengendalian Inflasi Serentak Sumatera Selatan (GPISS), Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) Goes to School, Gerakan Tanam Serentak, Kerjasama Antar Daerah, High Level Meeting TPID, pelaksanaan OPM/GPM/SPHP, serta publikasi rutin dan intensif, hingga pengentasan kemiskinan bersama Sekretariat Bersama.

Baca juga :   Sumsel Tegas Jaga Jalan Umum, Izin Truk Batu Bara ke PLTU Bengkulu Belum Dibuka

“Pengendalian inflasi di daerah pada tahun 2025 tidak boleh hanya menjadi tujuan, tetapi harus menjadi komitmen yang lebih baik dari sebelumnya. Pengendalian inflasi Sumsel di 2025 dapat dilakukan dengan menguatkan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), dengan fokus pada komoditas-komoditas utama yang perlu mendapatkan perhatian,” ujar Sekda Edward Candra.

Melalui rapat ini, Sekda berharap agar TPID se-Sumsel dapat merumuskan strategi pengendalian inflasi untuk mencapai sasaran inflasi tahun 2025.

Sekda juga mengingatkan kepada TPID Kabupaten/Kota dan TPID Provinsi untuk mengumpulkan laporan kinerja TPID tahun 2024, formulir self-assessment, serta ringkasan program kerja unggulan TPID tahun 2024, sesuai dengan panduan mekanisme dan kriteria pengukuran kinerja koordinasi pengendalian inflasi daerah tahun 2024.

Baca juga :   Meski Masuk Musim Kemarau, BMKG Prediksi Hujan Masih Guyur Sejumlah Wilayah Sumsel

Dokumen tersebut harus diunggah melalui tautan www.tpin.id paling lambat 21 Februari 2025, sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri RI No. 500.2.5/0445/Bangda.

“Jika ada kendala dalam proses penyusunan atau pengunggahan, pertanyaan dapat disampaikan kepada narasumber saat kegiatan capacity building,” tambahnya.

Pada penilaian Tahun 2024, Sekda juga memberikan apresiasi kepada TPID Kabupaten Ogan Ilir yang berhasil meraih nilai terbaik di Sumsel. Namun, beberapa kabupaten/kota di Sumatera Selatan tidak mengumpulkan dokumen terkait aspek proses atau program kerja unggulan dalam TPID Awards, yaitu Kabupaten Lahat, Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Empat Lawang, dan Kota Prabumulih.

Baca juga :   Pelabuhan Tanjung Carat Digarap Tanpa APBN, Konsorsium Besar Siap Kucurkan Investasi

“Kami berharap pada tahun ini, seluruh TPID Kabupaten/Kota serta TPID Provinsi dapat melengkapi dan mengunggah dokumen yang diperlukan melalui situs yang telah ditentukan atau mengirimkannya melalui email ke Pokja TPIP sebelum batas waktu yang ditetapkan,” tuturnya.

Sekda juga mengharapkan agar TPID Kabupaten/Kota dapat menyampaikan usulan-upaya pengendalian inflasi untuk tahun 2025 dalam rapat koordinasi TPID pagi ini. Usulan tersebut dapat mencakup rencana Kerja Sama Antar Daerah (KAD), GSMP Goes to Office, hingga digitalisasi data pangan. Kolaborasi aktif dari seluruh anggota TPID sangat diperlukan untuk memastikan kelancaran dan transparansi pelaksanaan program pengendalian inflasi.

“Harapan kita, rapat koordinasi dan capacity building ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta yang hadir dan semoga sinergi serta kerja sama terus ditingkatkan demi mencapai visi kita bersama, yaitu Sumsel Maju Untuk Semua,” pungkas Edward.[YKP]

Inflasi Sekda Sumsel Sumsel
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBupati OKI Terpilih Muchendi Mahzareki Tunggu Arahan Pemerintah Pusat Terkait Tanggal Pelantikan
Next Article Pesawat Batik Air BTK6862 Mendarat Darurat di Palembang, 143 Penumpang Selamat
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,989 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,860 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,833 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?