RELUNG.ID – Sampah menjadi permasalahan yang perlu mendapatkan perhatian khusus. Lantaran, diperlukan upaya dan kerja keras untuk mengatasi persoalan tersebut.
Karena itu, PLN UP3 Palembang mendatangkan Direktur Quranic Farm Indonesia untuk memberikan edukasi terkait pengelolaan sampah di lingungan kantor dan rumah.
“Melalui pengelolaan yang baik, permasalahan sampah ini diharapkan dapat segera teratasi demi menciptakan lingkungan kerja dan rumah tangga yang bersih, indah dan sehat,” katanya Manager PLN UP3, Henry Nugroho dalam sambutan sosialisasi bertema Sedekah Sampah untuk Biaya Pendidikan anak-anak yatim dan dhuafa yang bersekolah di Desa Quran di Ruang Rapat PLN UP3 Palembang.
PLN sengaja mengundang Tim Quranic Farm Indonesia untuk bersama-sama belajar bagaimana cara pengelolaan sampah yang baik.
Selain itu, selama pelaksanaan edukasi seluruh pegawai PLN membawa sampah plastik yang disumbangkan sebagai sedekah.
“Sampah menjadi isu sentral yang perlu diperhatikan, pembiasaan membuang sampah pada tempatnya, memisahkan sampah organik dan non organik, serta yang paling utama adalah bagaimana menumbuhkan karakter, menanamkan cinta kebersihan dalam diri merupakan hal yang harus kita bina bersama, sampah yang suka kita anggap sepele ternyata apabila dikelola dengan baik dapat menghasilkan berbagai karya bernilai ekonomis,” ungkapnya.
Hasil olahan sampah yang sudah dikelola oleh Quranic Farm Indonesia telah menghasilkan beberapa produk diantaranya pupuk organik kompos dan pupuk cair, sedangkan sampah plastik diolah menjadi tatakan gelas, lehar quran, bahkan kursi belajar. Untuk produk pupuk sudah dipasarkan kepada masyarakat sekitar.
Sementara itu, Direktur Quranic Farm Indonesia, Deni Satria Mandala Putra mengemukakan, bahwa rata-rata sampah organik di atas 60%. Sehingga ini bisa diolah kembali dan dimanfaatkan untuk memiliki daya jual. (CKM)

