RELUNG.ID – Umat Islam di Indonesia kini memasuki hari pertama puasa di Bulan Suci Ramadan 1446 H, Sabtu (1/3).
Puasa Ramadan ini tentunya ibadah wajib sebagai bentuk pengabdian diri kepada perintah Allah SWT.
Sebagai bentuk ibadah, ternyata puasa juga membawa kemaslahatan bagi yang menjalankannya lho,
Dikutip dari NU Online, dalam Islam, berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan, sangat dianjurkan.
Puasa membentuk kesadaran bahwa dalam rezeki yang kita miliki, terdapat hak orang lain yang harus ditunaikan. Oleh karena itu, puasa juga mendorong kita untuk lebih dermawan dan peduli terhadap sesama.
Selain aspek sosial dan spiritual, puasa juga memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh sebagaimana yang telah dibuktikan pada penelitian-penelitian ilmiah.
Diriwayatkan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:
الصِّيَامُ جُنَّةٌ (رِوَايَةُ البُخَارِيِّ)
Artinya, “Puasa adalah perisai.” (HR. Bukhari)
Juga dalam hadits lain:
صُومُوا تَصِحُّوا (رِوَايَةُ الطَّبَرَانِيِّ)
Artinya: “Berpuasalah maka kalian akan sehat.” (HR. Thabrani).
Kedua hadits tersebut memberikan makna yang berkaitan. Maknanya, selain puasa dapat menjadi perisai dari perbuatan yang dilarang, tetapi juga menjadi perisai kesehatan fisik dan mental.
Seperti, puasa dapat meningkatkan kekebalan imun sehingga tubuh dapat tercegah dari berbagai penyakit. Hal ini disebabkan oleh sistem yang disebut dengan autophagy yang secara alami dapat membersihkan tubuh dari sel-sel yang sudah rusak dan menggantinya dengan sel baru.
Limbah kotor yang ada pada tubuh dapat dibersihkan sehingga tubuh menjadi bersih dan terhindar dari mikroorganisme berbahaya.
Dengan berpuasa, asupan makan pun dapat dikontrol dengan baik sehingga terhindar dari makan berlebihan yang dapat menyebabkan risiko obesitas dan penyakit yang dipicunya, seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi.
Terkadang, selain faktor makanan yang tidak teratur, suatu penyakit juga dapat disebabkan oleh tekanan lingkungan dan psikologis.
Lingkungan dan psikologis yang kacau menyebabkan pola makan tidak teratur. Oleh karena itu, puasa dapat menjadi salah satu solusinya.
Saat berpuasa, tubuh mengalami detoksifikasi alami yang membantu mengatur keseimbangan hormon dan meningkatkan produksi endorfin, hormon yang berperan dalam mengurangi stres dan meningkatkan rasa bahagia.
Selain itu, puasa juga dapat membantu meningkatkan fokus dan ketenangan, karena kita belajar untuk lebih sabar dan mengendalikan emosi.
Puasa akan makin optimal jika pola makan saat sahur dan berbuka diperhatikan. Konsumsi makanan bergizi seimbang, seperti buah-buahan, sayur, protein, dan air mineral yang cukup, dapat membantu tubuh tetap bugar selama berpuasa.
Selain itu, olahraga ringan dan istirahat yang cukup juga berperan dalam menjaga kebugaran tubuh selama bulan Ramadhan. Selamat berpuasa ya!

