RELUNG.ID – Bulan Ramadan merupakan bulan yang istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah puasa dan memperdalam pendidikan spritual.
Karena, itu, umat Islam haruslah menyambut bulan Ramadan ini bukan hanya sekadar formalitas melainkan untuk mendidik jiwa, tubuh dan ucapan.
Hal ini diungkapkan Ustad Syarkowi, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum UIN Raden Fatah Palembang, dalam Kuliah Tujuh Menit (Kultum) Ramadan di Relung Media, Rabu kemarin (12/3).
Menurut Ustad Syarkowi, Ramadan adalah bulan syahrut tarbiah atau bulan pendidikan, di mana umat Islam tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga melatih diri melalui berbagai amal ibadah.
“Bulan Ramadan adalah momentum untuk memperbaiki kualitas ibadah, tidak hanya secara fisik tetapi juga spiritual,” ujar beliau.
Setiap huruf Al-Qur’an yang dibaca akan mendatangkan pahala sepuluh kali lipat. Karena itu, optimalkan waktu Ramadan untuk melaksanakan ibadah lain seperti salat tarawih, qiamulail, dan mengkhatamkan Al-quran.
“Puasa yang berkualitas adalah yang disertai dengan peningkatan amal ibadah secara menyeluruh,” tambahnya.
Selain menekankan pentingnya kualitas ibadah, Ustad Syarkowi juga mengingatkan umat untuk menjalankan kewajiban sosial, seperti zakat fitrah.
Dia menilai, pengeluaran zakat fitrah merupakan bentuk kepedulian sosial yang tak hanya meringankan beban sesama, tetapi juga memperkuat tali persaudaraan di antara umat Islam.
“Kita harus menyadari bahwa ibadah puasa yang sempurna adalah puasa dengan konsistensi dan keikhlasan, yang tidak hanya mengutamakan penahanan fisik, tetapi juga memperbaiki sikap dan perilaku sehari-hari,” pungkasnya.
Dia berharap dengan kesempatan yang diberikan Allah SWT di Bulan Ramadan ini maka dapat dioptimalkan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Agar seluruh amal ibadah yang dilaksanakan mendapatkan keberkahan dan diterima oleh-Nya, sehingga umat dapat kembali ke hari-hari setelah Ramadan dengan jiwa dan perilaku yang lebih baik.
“Jadi tidak hanya menjalankan ibadah puasa secara formal, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pendidikan spiritual dan sosial yang mendalam di bulan yang mulia ini,” pungkasnya. (LWM)

