Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026

Polri Mutasi 199 Personel, Jabatan Kakorlantas dan Tiga Kapolda Berganti

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Bisnis»Bulog Serap 22 Ribu Ton Gabah Petani di Banyuasin
Bisnis

Bulog Serap 22 Ribu Ton Gabah Petani di Banyuasin

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda12/03/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi gabah, Foto : Istock
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Kabar gembira datang untuk petani di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Perum Bulog memastikan siap membeli Gabah Kering Panen (GKP) dengan harga Rp6.500 per kilogram, sesuai dengan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Direktur Pengadaan Perum Bulog, Prihasto Setyanto, menegaskan pentingnya peningkatan kualitas gabah demi kesejahteraan petani. Dalam kunjungan kerjanya di Banyuasin, Selasa (11/3/2025), ia mengajak petani menerapkan budidaya yang baik untuk hasil panen yang maksimal.

“Kami ingin mensosialisasikan pentingnya kualitas gabah. Jika produksi baik, hasilnya bisa dibeli Bulog dengan harga Rp6.500 per kilogram. Dengan harga ini, harapannya petani bisa makin sejahtera,” ujar Prihasto.

Prihasto juga mengingatkan agar petani menjaga kualitas gabah dan menghindari praktik curang seperti merendam gabah demi menambah berat.

“Jangan sampai ada yang melakukan itu, karena justru akan merugikan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Untuk mendukung kemudahan penyerapan gabah di wilayah perairan seperti Banyuasin, Bulog menyediakan layanan penjemputan langsung menggunakan kapal tongkang.

“Petani cukup menghubungi Bulog setelah panen dan meletakkan gabah di pinggir sungai. Nanti kami yang akan datang mengambil dengan harga Rp6.500 per kilogram,” jelas Prihasto.

Meski ada tantangan seperti pasang surut sungai dan cuaca buruk, ia optimistis masalah tersebut bisa diatasi demi mendukung kesejahteraan petani.

“Kadang karena hujan, kapasitas angkut berkurang. Tapi ini bukan kendala besar, yang terpenting adalah petani tetap sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumsel Babel, Heriswan, melaporkan bahwa hingga saat ini Bulog telah menyerap 26 ribu ton beras dari Kabupaten Banyuasin.

“Dari target 160 ribu ton setara beras, kami sudah menyerap 22 ribu ton gabah dan 16 ribu ton beras. Total setara beras mencapai 26 ribu ton,” beber Heriswan.

Setelah panen di Banyuasin selesai, Bulog berencana melanjutkan penyerapan ke wilayah lain di Sumsel dan Bangka Belitung, seperti OKU Timur dan Lubuk Linggau.

Kebijakan pembelian gabah dengan harga tinggi ini disambut gembira oleh petani setempat. Tanum, salah satu petani di Desa Karang Anyar, mengaku sangat senang karena harga gabah naik signifikan dari sebelumnya Rp4.800 yang biasa dijual ke tengkulak.

“Bukan hanya suka, kami sangat senang. Terima kasih kepada Presiden dan Bulog yang sudah datang ke sini dan memberikan arahan,” ujar Tanum penuh syukur.

Dengan harga pembelian yang lebih baik dan dukungan logistik dari Bulog, petani Banyuasin optimistis masa panen kali ini membawa berkah yang lebih besar.[THQ]

Banyuasin Bulog Gabah
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleOJK Panggil Empat Bank Besar, Maraknya Penipuan SMS dengan BTS Palsu Jadi Sorotan
Next Article Akibat Banjir, Ratusan Hektare Sawah di Kabupaten OKI Gagal Panen
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Hukum

Kejari Banyuasin Tetapkan Empat Tersangka Korupsi Dana PDAM Rp3,94 Miliar

06/10/202614 Views
Liputan Khusus

Medan Karhutla Sumsel Makin Sulit Dijangkau, Motor Trail Pemadam Mau Digas ke Mana?

05/10/202613 Views
Regional

Jarak Pandang Terbatas, Kapal Sembako Tenggelam di Banyuasin

01/10/202610 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,969 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,840 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,813 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?