RELUNG.ID- Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat (Yopi Karim), mengungkapkan bahwa hingga saat ini dirinya belum menempati rumah dinas Wali Kota yang berlokasi di Petanang, Lubuklinggau.
Hal ini disebabkan karena kondisi rumah dinas yang masih dalam tahap pengecekan dan sejumlah aset di dalamnya yang sudah tidak ada.
“Kalau rumah dinas belum siap, mungkin sementara kita open house (Hari Raya Lebaran) di rumah pribadi dulu,” ujar Yopi kepada wartawan, Jumat (28/3/2025).
Yopi juga menyebut bahwa pihaknya masih melakukan kajian dan evaluasi terkait kemungkinan menempati rumah dinas tersebut atau memilih opsi lain.
Salah satu rencana yang sedang dikaji adalah pemindahan rumah dinas ke kawasan Taba Pingin, di eks Kantor Pemkab Musi Rawas.
“Setelah saya lihat beberapa hari lalu, baik dari suasana maupun isi rumah dinas, itu sudah tidak ada apa-apa lagi. Maka kita akan kaji, karena ada wacana pemindahan ke Taba Pingin. Sebab, untuk menempati rumah dinas yang lama pun memerlukan biaya renovasi,” jelasnya.
Jika rencana pemindahan terealisasi, rumah dinas Wali Kota akan berlokasi di lingkungan yang sama dengan rumah jabatan DPRD dan pejabat lainnya, menyerupai konsep yang diterapkan di Kabupaten Banyuasin.
“Di sana sudah ada rumah jabatan DPRD. Mungkin kita buat rumah lingkungan jabatan baik untuk pimpinan DPR maupun kepala daerah. Ini masih dalam proses kajian. Jika jadi, konsepnya mirip seperti di Banyuasin,” tambahnya.
Selain menjadi tempat tinggal kepala daerah, kawasan tersebut juga direncanakan untuk menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan seremonial, seperti upacara 17 Agustus, peringatan hari besar Islam, hingga apel besar.
Meski begitu, keputusan akhir terkait rumah dinas masih dalam tahap evaluasi. Untuk sementara, Wali Kota Yopi Karim akan tetap menjalankan tugasnya tanpa menempati rumah dinas yang ada.[NSR]

