Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Saturday, 10 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Lifestyle»Penutupan Sementara Objek Wisata Sungai Kasie di Lubuklinggau
Lifestyle

Penutupan Sementara Objek Wisata Sungai Kasie di Lubuklinggau

Eko Prasetyo JayawisudaBy Eko Prasetyo Jayawisuda30/07/2024
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Objek wisata Sungai Kasie yang dikelola oleh warga Kelurahan Lubuk Tanjung di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sumatera Selatan, sementara ditutup, Foto : ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID — Objek wisata Sungai Kasie yang dikelola oleh warga Kelurahan Lubuk Tanjung di Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sumatera Selatan, sementara ditutup.

Penutupan ini dilakukan oleh Pemerintah Kelurahan Lubuk Tanjung setelah menerima banyak protes dari warga sekitar sawah irigasi Kasie 1.

Objek wisata yang telah dibuka sejak 2022 tersebut ditutup sejak Jumat (26/7/2024). Lurah Lubuk Tanjung, Supawi, menjelaskan bahwa warga sekitar resah akibat ramainya pengunjung yang tak teratur dan khawatir akan potensi banjir dari pembuatan kolam di tengah Sungai Kasie.

“Hasil rapat di kelurahan dari masyarakat petani maupun pedagang di Kasie, maka hasil rapat itu ditutup sementara. Masyarakat yang ada di sawah irigasi Kasie 1 itu resah karena adanya pengunjung yang ramai sehingga terganggu,” katanya pada Selasa (30/7/2024).

“Pihak pengelola juga membuat kolam itu di tengah sungai yang dikhawatirkan terjadinya banjir. Karena dampaknya kan balik ke bibir Sungai Kasie 1, takutnya terjadi longsor juga,” tambah Supawi.

Penutupan objek wisata ini akan terus berlangsung sampai ada surat izin resmi operasional dari Pemerintah Kota Lubuklinggau. “Sudah dari Jumat kemarin ditutup sementara sebelum ada izin dari pemerintah, izin wisata,” ujarnya.

Penjabat Wali Kota Lubuklinggau, Trisko Defriyansa, menyatakan telah menerima laporan mengenai penutupan ini dan meminta pihak terkait untuk segera menyelesaikan masalah.

“Saya sudah dapat laporan soal hasil rapat di Kelurahan. Jadi untuk sementara berdasarkan rapat ditutup sementara sampai masalah ini clear. Saya sudah minta Dispar, Camat dan Lurah untuk segera diselesaikan masalah ini,” ujarnya.

Trisko menilai Sungai Kasie memiliki potensi besar sebagai objek wisata karena lokasinya yang berada di tengah kota. Menurutnya, pengelolaan objek wisata ini dapat dibantu oleh Pemerintah Kota Lubuklinggau.

“Objek wisata di situ tinggal penataannya saja yang diatur lagi. Kita berharap Dispar segera membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di sana. Nanti bila pemerintah sudah sentuh objek wisata di sana dengan infrastruktur, bisa saja ke depannya dikelola oleh pemerintah,” ungkapnya.

Penutupan objek wisata ini dimulai sejak Jumat, sebagaimana disampaikan oleh Lurah Lubuk Tanjung, Supawi.

“Hasil rapat di kelurahan bersama masyarakat petani dan pedagang di Kasie memutuskan untuk menutup sementara sebelum ada izin resmi dari pemerintah,” ujar Supawi pada Senin (29/7/2024).

Masyarakat sekitar Sungai Kasie 1 merasa terganggu dengan keramaian pengunjung, serta mengkhawatirkan dampak negatif dari pembangunan kolam di tengah sungai, yang dapat menyebabkan longsor saat terjadi banjir.

Selain itu, jembatan gantung yang menjadi akses masuk ke lokasi wisata sudah mulai goyah, meningkatkan risiko keselamatan bagi pengunjung.[AYK]

Lubuklinggau Wisata
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleBocah 8 Tahun Tewas Tenggelam di Kolam Perkebunan Ogan Ilir
Next Article Disdik Palembang Keluarkan Edaran ke Sekolah Waspada Produk Berbahaya
Eko Prasetyo Jayawisuda

Related Posts

Lifestyle

Namanya Diseret Dalam Investasi Bodong, Jennifer Coppen Tegaskan Hanya Sebatas BA

10/10/20267 Views
Lifestyle

Nama Jennifer Coppen Terseret Dalam Investasi Emas Rp25 Miliar Diduga Bodong

10/10/20265 Views
Lifestyle

Ji Chang Wook Ungkap Tantangan Perankan Playboy di Drama Korea Terbaru The Scandal

09/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,855 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,729 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,702 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?