RELUNG.ID- Sebuah rekaman video CCTV yang memperlihatkan aksi sejumlah pria yang diduga merupakan anggota polisi melakukan penggeledahan di sebuah rumah di kawasan Jalan Dukuh Kupang Timur, Pakis, Sawahan, Surabaya, viral di media sosial.
Aksi tersebut menuai sorotan dan kecaman warganet karena diduga salah sasaran.
Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (12/4/2025) sekitar pukul 13.51 WIB itu pertama kali diunggah oleh akun media sosial X (sebelumnya Twitter) berinisial DP, yang diduga merupakan penghuni rumah. Dalam utas yang dibagikan, DP menceritakan bagaimana rumahnya tiba-tiba didatangi oleh empat pria yang mengaku sebagai polisi.
“Satu orang pria datang lebih dulu, mengaku sebagai teman saya, disusul tiga pria lainnya yang juga tak dikenal. Mereka mengaku polisi, menunjukkan identitas dan surat yang tulisannya saya tidak bisa baca,” ungkap DP.
Tanpa penjelasan yang rinci, keempat pria tersebut langsung mencecar DP dengan pertanyaan soal dugaan penggunaan narkoba, lalu melakukan penggeledahan di dalam rumah tanpa disertai bukti kuat. Mereka memeriksa kamar pribadi serta ponsel milik DP, namun tidak menemukan apapun yang mencurigakan.
“Mereka bilang ini soal narkoba, tapi setelah memeriksa semua, mereka tidak menemukan barang bukti apa-apa. Saat saya tanya sumber informasinya, mereka tidak mau menjawab jelas, hanya bilang ‘menghargai privasi pelapor’,” tulis DP.
Insiden ini bukan hanya mengganggu privasi DP, tetapi juga menyebabkan ibundanya yang sedang dalam masa pemulihan kesehatan menjadi syok dan trauma.
“Ibu saya menangis dan merasa sangat tertekan. Padahal saya tidak pernah tersangkut kasus narkoba atau kejahatan apa pun. Ini jelas sangat merugikan kami sekeluarga,” katanya.
Meski akhirnya para petugas tersebut meminta maaf, DP mengimbau agar institusi kepolisian lebih berhati-hati dalam melakukan tindakan agar tidak merugikan warga yang tidak bersalah.
“Semoga ini jadi pelajaran. Jangan asal grebek. Lakukan observasi yang matang dan jangan takut kalau kalian tidak salah,” pungkasnya.
Unggahan tersebut menjadi viral dan menuai berbagai komentar publik. Hingga Senin (14/4/2025) sore, utas tersebut telah ditonton lebih dari 355 ribu kali, diunggah ulang sebanyak 860 kali, dan disukai lebih dari 2.000 akun.
Tak lama setelah viral, akun resmi X milik Bidang Propam Polda Jatim @BidpropamPoldaJatim menanggapi unggahan tersebut dan menyatakan tengah melakukan klarifikasi.
“Terima kasih atas informasinya, saat ini Bidpropam Polda Jatim sedang melaksanakan klarifikasi terkait hal tersebut,” tulis akun tersebut.[YKP]

