RELUNG.ID – Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah penyakit virus yang disebabkan oleh rubella virus.
Penyakit ini biasanya tidak serius, tetapi dapat berbahaya bagi wanita hamil yang belum divaksinasi.
Dalam artikel ini, kita akan membahas awal mula penyakit rubella, gejala-gejala yang muncul, dan bagaimana cara mencegahnya.
Awal Mula Penyakit Rubella
Rubella pertama kali diidentifikasi pada akhir abad ke-18, tetapi tidak sampai tahun 1962 bahwa penyebabnya, yaitu virus rubella, berhasil diisolasi dan diidentifikasi.
Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Lima Cara Penanganan Pasien yang Terkena Penyakit Campak Jerman atau Rubella
Virus ini menyebar melalui tetesan udara dan menyebar dengan cepat melalui orang yang terinfeksi.
Virus ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan sekresi saluran pernapasan, seperti batuk atau bersin.
Gejala-gejala Rubella
Gejala-gejala rubella biasanya muncul sekitar 2-3 minggu setelah terpapar virus, tetapi beberapa orang tidak menunjukkan gejala sama sekali.
Baca Juga: Waspada Penyakit Campak Jerman atau Rubella, Ancaman bagi Janin dan Ibu Hamil
Gejala-gejala yang umum meliputi:
1. Ruam kulit yang dimulai di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh
2. Demam ringan
3. Nyeri kepala
4. Pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga dan leher
Biasanya, gejala-gejala ini berlangsung selama 2-3 hari dan kemudian membaik dengan sendirinya.
Namun, infeksi rubella dapat berbahaya bagi wanita hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan.
Baca Juga: Bacaleg di Muara Enim Mulai Jalani Tes Kesehatan di RSUD HM Rabain
Rubella pada wanita hamil dapat menyebabkan kelainan janin, seperti kelainan jantung, kebutaan, dan keterbelakangan mental.
Cara Mencegah Penyakit Rubella
Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit rubella. Vaksin rubella biasanya diberikan dalam satu dosis atau sebagai bagian dari vaksin gabungan yang juga melindungi terhadap campak dan gondok.
Vaksinasi sangat penting untuk wanita yang berencana hamil, karena mereka harus divaksinasi sebelum hamil untuk melindungi janin mereka dari komplikasi yang mungkin terjadi akibat infeksi rubella.
Selain vaksinasi, menghindari kontak dengan orang yang sakit dan mencuci tangan secara teratur dapat membantu mencegah penyebaran virus rubella.
Baca Juga: Modus Cek Kesehatan Fisik, Begini Kronologi Oknum Perawat Cabuli Bocah 13 Tahun
Rubella adalah penyakit virus yang dapat berbahaya bagi wanita hamil. Gejala-gejalanya meliputi ruam kulit, demam ringan, nyeri kepala, dan pembengkakan kelenjar getah bening.
Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit rubella, dan wanita yang berencana hamil harus divaksinasi sebelum hamil untuk melindungi janin mereka dari komplikasi yang mungkin terjadi akibat infeksi rubella.

