Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Campak Jerman atau Rubella: Penyebab, Gejala, dan Vaksin
Indeks

Campak Jerman atau Rubella: Penyebab, Gejala, dan Vaksin

Deby AriantoBy Deby Arianto13/05/2023
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Rubella, juga dikenal sebagai campak Jerman, adalah penyakit virus yang disebabkan oleh rubella virus.

Penyakit ini biasanya tidak serius, tetapi dapat berbahaya bagi wanita hamil yang belum divaksinasi.

Dalam artikel ini, kita akan membahas awal mula penyakit rubella, gejala-gejala yang muncul, dan bagaimana cara mencegahnya.

Awal Mula Penyakit Rubella

Rubella pertama kali diidentifikasi pada akhir abad ke-18, tetapi tidak sampai tahun 1962 bahwa penyebabnya, yaitu virus rubella, berhasil diisolasi dan diidentifikasi.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini Lima Cara Penanganan Pasien yang Terkena Penyakit Campak Jerman atau Rubella

Virus ini menyebar melalui tetesan udara dan menyebar dengan cepat melalui orang yang terinfeksi.

Virus ini juga dapat menyebar melalui kontak langsung dengan sekresi saluran pernapasan, seperti batuk atau bersin.

Gejala-gejala Rubella

Gejala-gejala rubella biasanya muncul sekitar 2-3 minggu setelah terpapar virus, tetapi beberapa orang tidak menunjukkan gejala sama sekali.

Baca Juga: Waspada Penyakit Campak Jerman atau Rubella, Ancaman bagi Janin dan Ibu Hamil

Gejala-gejala yang umum meliputi:

1. Ruam kulit yang dimulai di wajah dan menyebar ke seluruh tubuh
2. Demam ringan
3. Nyeri kepala
4. Pembengkakan kelenjar getah bening di belakang telinga dan leher

Biasanya, gejala-gejala ini berlangsung selama 2-3 hari dan kemudian membaik dengan sendirinya.

Namun, infeksi rubella dapat berbahaya bagi wanita hamil, terutama pada trimester pertama kehamilan.

Baca Juga: Bacaleg di Muara Enim Mulai Jalani Tes Kesehatan di RSUD HM Rabain

Rubella pada wanita hamil dapat menyebabkan kelainan janin, seperti kelainan jantung, kebutaan, dan keterbelakangan mental.

Cara Mencegah Penyakit Rubella

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit rubella. Vaksin rubella biasanya diberikan dalam satu dosis atau sebagai bagian dari vaksin gabungan yang juga melindungi terhadap campak dan gondok.

Vaksinasi sangat penting untuk wanita yang berencana hamil, karena mereka harus divaksinasi sebelum hamil untuk melindungi janin mereka dari komplikasi yang mungkin terjadi akibat infeksi rubella.

Selain vaksinasi, menghindari kontak dengan orang yang sakit dan mencuci tangan secara teratur dapat membantu mencegah penyebaran virus rubella.

Baca Juga: Modus Cek Kesehatan Fisik, Begini Kronologi Oknum Perawat Cabuli Bocah 13 Tahun

Rubella adalah penyakit virus yang dapat berbahaya bagi wanita hamil. Gejala-gejalanya meliputi ruam kulit, demam ringan, nyeri kepala, dan pembengkakan kelenjar getah bening.

Vaksinasi adalah cara terbaik untuk mencegah penyakit rubella, dan wanita yang berencana hamil harus divaksinasi sebelum hamil untuk melindungi janin mereka dari komplikasi yang mungkin terjadi akibat infeksi rubella.

Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWajib Tahu, Ini Lima Cara Penanganan Pasien yang Terkena Penyakit Campak Jerman atau Rubella
Next Article Menang Lawan Singapura, Timnas MLBB Pria Indonesia Tetap Pulang dari SEA Games 2023 Kamboja
Deby Arianto

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,922 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,794 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,767 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?