RELUNG.ID – Presiden ke-5 Republik Indonesia sekaligus Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, ikut memberikan pandangan terkait polemik panjang mengenai tudingan ijazah palsu Presiden Joko Widodo (Jokowi). Hal ini disampaikan Megawati dalam pidatonya saat menghadiri peluncuran buku Pengantar Pemahaman Konsepsi Dasar Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) karya Bambang Koeswo.
Dalam pidatonya, putri Proklamator Indonesia itu menegaskan bahwa persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan dengan mudah jika ijazah yang dipermasalahkan memang asli.
“Ya orang banyak toh sekarang gonjang-ganjing, ijazah benar apa enggak? Lah kok susah amat ya, kan kalau ijazah betul gitu, kasih aja, ‘ini ijazah saya,’ gitu loh,” ujar Megawati seperti dikutip dari kanal YouTube BRIN.
Polemik Ijazah Jokowi Jadi Sorotan Publik
Isu mengenai keaslian ijazah Presiden Jokowi telah menjadi perbincangan hangat sejak 2019 dan terus mencuat hingga saat ini. Jokowi bahkan menghadapi dua gugatan hukum terkait hal tersebut, yang masing-masing diajukan di Pengadilan Negeri (PN) Solo dan Sleman.
Untuk menanggapi tudingan tersebut, Jokowi mengambil langkah hukum dengan melaporkan lima orang berinisial RS, RS, T, ES, dan K ke Polda Metro Jaya atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik berdasarkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Yakub Hasibuan, kuasa hukum Jokowi, menyatakan bahwa laporan hukum ini bertujuan untuk mengklarifikasi tudingan yang dinilai merugikan. Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah memeriksa tiga saksi yang merupakan anggota Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) terkait laporan tersebut.[THQ]

