RELUNG.ID — Warga RT 001 Kelurahan Prabujaya, Kecamatan Prabumulih Timur, menutup akses Jalan Relly sebagai bentuk protes terhadap tumpukan sampah organik dan bangkai yang terus dibiarkan menumpuk di sepanjang jalan tersebut.
Aksi penutupan jalan dilakukan sejak sebulan terakhir dengan menumpuk ranting dan kayu besar di badan jalan. Warga mengaku kesal karena kawasan tersebut selalu dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
“Sepanjang Jalan Relly ini setiap hari jadi tempat pembuangan sampah, bukan hanya sampah rumah tangga, tapi juga ada bangkai yang dibuang. Kami sepakat menutup akses jalan ini karena baunya sangat mengganggu dan merusak lingkungan,” ujar Ketua RT 001, Karsim, Minggu (1/6/2025).
Ia menambahkan, warga sudah berulang kali mengadukan masalah ini ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Prabumulih agar disediakan kontainer sampah di lokasi tersebut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan dari dinas terkait.
Senada dengan itu, warga lainnya, Amrin, juga mengeluhkan kondisi jalan yang setiap hari dipenuhi sampah dan menimbulkan bau menyengat. “Lokasinya di antara Jalan Gurati menuju ke Tower TVRI. Sudah sekitar satu bulan jalan ini kami tutup karena tidak tahan lagi dengan kondisi tersebut,” ucapnya.
Penutupan Jalan Relly berdampak pada aktivitas warga, terutama para orang tua yang setiap hari mengantar anak sekolah. Mereka terpaksa memutar lewat jalur lain yang lebih jauh dan memakan waktu lebih lama. (SMP)

