RELUNG.ID – Jembatan Muara Lawai yang berlokasi di perbatasan Muara Enim, Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, mengalami ambruk pada Minggu malam (28/6/2025) sekitar pukul 23.10 WIB
Hal ini dikarenakan truk bertonase besar mengangkut batu bara melintas di jembatan yang telah lama di bangun ini.
Hal ini diakui oleh Kasi Kesra Pemdes Muara Lawai, Hidayatullah, Senin (30/6/2025).
Dia menjelaskan, kronologi kejadian ini terjadi sekitar pukul 23.10 WIB. Saat itu, truk pengangkut batubara melintas baik dari Ulu maupun Ilir.
Akibatnya, jembatan yang telah lama ini tidak mampu menahan beban tersebut hingga akhirnya ambruk.
“Biasanya kalau siang mereka ini gantian melewati jembatan ini, tapi kalau malam mereka semaunya melintas baik dari Ulu maupun dari Ilir,” katanya.
Dia mengaku, akibat truk batu bara ini terkadang jalanan di malam hari pun susah karena banyaknya melintas truk ini.
Ditambah lagi, jembatan di sebelahnya sudah ditutup selama tiga bulan, sehingga hanya mengandalkan satu jembatan.
“Kami harap mobil batu bara ini jangan lagi melewati jalur umum lagi,” harapnya.
Sementara itu, Kapolres Lahat, AKBP Novi Ediyanto mengatakan, saat ini kondisi jembatan jalan utama penghubung Lahat dan Muara Enim mengalami kerusakan parah sehingga tidak dapat dilalui kendaraan.
Bahkan, kendaraan yang terperosok pun masih berada di lokasi karena belum dapat dievakuasi dan menunggu alat berat. Ditambah lagi, kondisi struktur yang belum aman.
“Kami bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas sektor guna percepatan penanganan,” katanya.
Dia menerangkan, akses Jembatan Muara Lawai yang berada di Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur ini semula mempunyai 2 akses jalur atau kembar, namun saat ini jembatan tersebut masih dalam perbaikan.
“Saat ini jembatan yang sedang di perbaiki di gunakan kembali untuk kelancaran lalu luntas, hanya untuk kendaraan dibawah 40 ton kebawah, sedangkan untuk Dump Truk angkutan batu bara belum bisa lewat,” terangnya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat dan para pengemudi untuk tetap berhati-hati serta mengikuti petunjuk dari petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
“Situasi di lokasi jembatan roboh saat ini masih dalam penanganan, dengan pengamanan ketat dari personel Polres Lahat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya.
Untuk diketahui, peristiwa ambruknya Jembatan Muara Lawai ini menyebabkan 4 (empat) unit mobil dump truck (DT) bermuatan batubara terperosok ke dalam jembatan, serta empat sopir truk mengalami luka. (NVS)

