RELUNG.ID – Seorang bocah perempuan kelas 1 SD, Rania Dwi Putri (6), ditemukan tewas di kebun karet di Desa Menang Raya, Kecamatan Pedamaran, OKI, Sumatera Selatan, Sabtu (26/7/2025) malam. Korban sempat diculik dan diperkosa sebelum akhirnya dibunuh oleh pelaku.
Kepala Desa Menang Raya, Rian Syaputra, mengatakan korban diculik saat bermain di halaman Masjid Babul Khoir bersama dua temannya. Seorang pria tak dikenal datang dan mengajak korban pergi.
“Pelaku datang tiba-tiba dan membujuk korban. Tanpa curiga, korban menurut,” kata Rian, Minggu (27/7/2025).
Setelah pencarian oleh warga dan polisi, korban ditemukan tak bernyawa pukul 23.15 WIB di area kebun karet. Kondisi korban mengenakan baju merah dan masih memakai anting emas.
Keesokan paginya, pelaku berinisial RY (20) ditangkap polisi di rumahnya. Saat hendak diamankan, pelaku mencoba kabur lewat jendela, namun polisi melumpuhkannya dengan tembakan terukur.
Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menjelaskan, RY membujuk korban dengan makanan ringan, lalu membawanya ke semak-semak untuk diperkosa. Karena korban berteriak dan melawan, pelaku membekap mulut dan mencekik leher korban hingga tewas.
“Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku malah kembali memperkosa jasad korban,” ungkap Eko.
Pelaku dijerat Pasal 80 Jo Pasal 76C UU Perlindungan Anak karena menyebabkan kematian, serta Pasal 81 Jo Pasal 76D terkait tindak pemerkosaan anak. Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara.
“Pelaku sudah ditahan di Polres OKI. Kami pastikan proses hukum berjalan tegas,” tegas Kapolres. (HWJ)

