Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/2026

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/2026

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Tidak Ada Tanda Kekerasan, Jukir Meninggal Usai Cekcok dengan Gelandangan karena Sudden Death

Indeks

Tidak Ada Tanda Kekerasan, Jukir Meninggal Usai Cekcok dengan Gelandangan karena Sudden Death


RiyadiBy Riyadi28/07/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
: Suasana kamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Moh Hasan Palembang tempat korban Bustamil dilakukan visum. (Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah Bustamil (50), seorang juru parkir yang meninggal dunia usai terlibat cekcok dengan seorang pria diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan.

Peristiwa tersebut terjadi di dekat Kantor Pos Sukarami, Jalan Perindustrian II, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Senin (28/7/2025). Saat itu, korban terlibat adu mulut dengan pria tersebut, kemudian mengalami kejang, tersungkur, dan sempat dilarikan ke RS Islam Ar-Rasyid sebelum dinyatakan meninggal dunia.

Dokter Forensik RS Bhayangkara M Hasan Palembang, dr Indra Syakti Nasution, mengatakan dari hasil pemeriksaan luar ditemukan luka lecet di dagu, siku, lutut, dan kaki korban. Namun, tidak ada tanda-tanda luka tusukan maupun kekerasan dengan benda tajam.

Baca juga :   Potensi Hujan Deras Kembali Mengguyur Palembang

“Kalau dalam istilah medis, ini termasuk *sudden death* atau kematian mendadak. Penyebabnya bisa bermacam-macam, bisa dari sistem pernapasan, bisa juga dari sistem jantung,” jelas dr Indra saat dikonfirmasi, Senin (28/7).

Ia menambahkan, pemeriksaan hanya dilakukan secara luar tanpa autopsi menyeluruh.

Sementara itu, Kapolsek Sukarami Kompol Alex Andriyan membenarkan hasil pemeriksaan medis tersebut. Ia menegaskan bahwa antara korban dan terduga pelaku tidak terjadi kontak fisik.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini di Sumsel, Palembang Cerah Berawan

“Korban sudah dilakukan visum luar dan dalam. Secara kasat mata, tidak ditemukan luka akibat kekerasan. Dari keterangan saksi juga belum ada indikasi kontak langsung antara keduanya. Korban tiba-tiba jatuh,” ungkap Alex.

Berdasarkan penyelidikan awal, diketahui bahwa terduga pelaku bernama Yudistira sempat mengeluarkan sebilah pisau saat adu mulut dengan korban. Merespons hal itu, korban kemudian mencari sebatang kayu untuk melawan, namun sebelum sempat terjadi konfrontasi fisik, korban mendadak terjatuh.

“Menurut keterangan istrinya, almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung. Ini juga yang sedang kami dalami,” tambah Alex.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Palembang : Sepanjang Hari Berawan

Sementara itu, Yudistira yang diduga ODGJ telah dibawa ke RSJ Ernaldi Bahar. Ia diketahui memiliki kartu riwayat pengobatan di rumah sakit tersebut.[FZP]

Cekcok Dengan Gelandangan Jukir Tewas Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleResahkan Sopir dan Penumpang Angkot, Wakil Wali Kota Bogor Tawarkan Pekerjaan untuk Pengamen
Next Article Pemkab Muba Gandeng BPKP Kawal Transparansi Porprov dan Peparprov 2025


Riyadi

Related Posts

Regional

Kembali ke Golkar, HBA Tegaskan Tak Bermusuhan dengan Joncik Muhammad

11/10/20262 Views
Regional

Hotspot Sumsel Turun Jadi 1.959 Titik, Udara PALI Masuk Kategori Berbahaya

11/10/20262 Views
Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20268 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,922 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,794 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,767 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?