RELUNG.ID – Seorang pelajar berinisial WA (17) terpaksa ditangkap Polres Prabumulih usai melakukan aksi penganiayaan hingga berujung hilangnya nyawa.
Korban yakni seorang mahasiswa bernama Peggy Novindo (22) warga Jalan Angkatan 45 RT 003 RW 002, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih.
Kapolres Prabumulih, AKBP Bobby Kusumawardhana didampingi, Kasat Reskrim Pokres Prabumulih AKP Tiyan Talingga mengatakan, kejadian ini berawal saat korban bersama rekannya mengendarai sepeda motor di Jalan Sudirman, Prabumulih. Saat itu, korban dihentikan sekelompok orang yang tidak dikenal. Mereka ini membentak korban hingga terjadi adu mulut.
“Saat keributan terjadi, salah satu dari mereka ini menusuk korban dari belakang dengan menggunakan pisau,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka tusuk dan dibawa ke RS Bunda Prabumulih. Namun, korban tidak dapat diselamatkan atau meninggal dunia.
Atas kejadian ini, orang tua korban langsung melaporkan ke SPKT Polres Prabumulih pada malam itu juga dengan dasar Laporan Polisi Nomor: LP/ B / 269 / VIII / 2025. Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung bergerak untuk melakukan penyelidikan.
“Berdasarkan keterangan saksi-saksi yang berada di lokasi kejadian, pelaku diketahui berinisial W.A, seorang pelajar berusia 17 tahun,” terangnya.
Tim gabungan kemudian mendapatkan informasi bahwa pelaku berada di rumahnya. Sekitar pukul 03.00 WIB, tim langsung melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan satt berasa di rumahnya.
Dari penangkapan tersebut, polisi menyita barang bukti berupa satu buah jaket hodie warna hitam, satu baju singlet hitam, dan satu celana jeans hitam yang diduga dikenakan pelaku saat melakukan aksi kejahatan.
“Pelaku kini telah diamankan di Mapolres Prabumulih dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Ia dijerat dengan 338 dan ataKUHP tentang pembunuhan,” pungkasnya. (SMP)

