RELUNG.ID – Pedagang Kaki Lima (PKL) di Pasar Kayuagung dinilai merugikan pedagang yang menempati los di pasar.
Hal ini menjadi sorotan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI untuk menertibkan dan mengawasi PKL di Pasar Kayuagung.
Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten OKI, Mantinton mengatakan, maraknya PKL yang berjualan di jalan masuk pasar cukup mengganggu aktivitas jual beli.
“PKL terlihat kurang teratur, kumuh dan membuat pembeli tidak nyaman. Selain itu, PKL bisa merugikan pedagang yang menempati los pedagang yang ada di pasar,” katanya, Selasa (26/8/2025).
Saat ini, Satpol PP Kabupaten OKI juga rutin memberikan sosialisasi akan tata tertib pedagang yang ada di Pasar Kayuagung.
Tidak hanya di kawasan pasar, pihaknya juga mengawasi PKL yang ada di bahu jalan sepanjang jalan Kota Kayuagung.
Pengawasan dan penataan pedagang di pinggir jalan dilakukan agar tidak mengganggu kenyamanan pengguna jalan.
“PKL tidak diperbolehkan berdagang di atas trotoar, karena bisa mengganggu pejalan kaki yang melintas. Begitu juga yang di bahu jalan, untuk memikirkan pembeli agar tidak terlalu mengarah ke jalan raya,” ujarnya.
Mantiton mengaku, pengawasan dan penertiban dilakukan secara bersama dengan OPD lainnya, seperti Dinas Perdagangan dan lainnya. “Tentu kami melakukan pengawasan dan penertiban secara humanis,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten OKI, Sahrul mengatakan, penataan dan penertiban PKL di kawasan Pasar Kayuagung sangat perlu dilakukan. Karena, aktivitas jual beli di kawasan tersebut akan terganggu apabila PKL tidak tertata dengan rapih.
Dia menjelaskan, Bupati OKI Muchendi Mahzareki telah menginstruksikan pasar Kayuagung menjadi tertata rapih dan indah. Persoalan lainnya timbul dari tidak teraturnya PKL di pasar Kayuagung, salah satunya sampah.
“Akibatnya drainase di kawasan pasar menjadi tersumbat. Tentu membuat pasar menjadi kumuh,” jelas Sahrul.
Sahrul menambahkan, Pemkab OKI telah menyediakan lapak atau los untuk pedagang di area pasar. Sehingga tidak ada lagi pedagang yang tidak tertata rapi atau mengganggu aktivitas jual beli di Pasar Kayuagung.
“Pemerintah sudah menyiapkan los bagi yang ingin berjualan. Tentu akan dipermudah oleh pemerintah untuk segala prosesnya,” pungkasnya. (HWJ)

