Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Techno»Hakim Putuskan Google Tidak Perlu Menjual Chrome dalam Kasus Antimonopoli
Techno

Hakim Putuskan Google Tidak Perlu Menjual Chrome dalam Kasus Antimonopoli

alwiBy alwi04/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Google terhindar dari ancaman besar setelah hakim memutuskan perusahaan tidak perlu menjual peramban web andalannya, Google Chrome, dalam kasus antimonopoli terbesar di Amerika Serikat dalam hampir 30 tahun terakhir.

Putusan ini, seperti dilaporkan Bloomberg, secara umum menguntungkan raksasa teknologi asal Mountain View tersebut, meski tetap ada sejumlah kompromi yang harus dijalani.

Baca juga :   Google Hadirkan Fitur Pemesanan Restoran lewat Mode AI di Penelusuran

Departemen Kehakiman AS (DOJ) sebelumnya menuding Google melakukan monopoli ilegal di pasar mesin pencari.

Sebagai solusi, DOJ sempat mengusulkan agar Google melepas Chrome, bahkan beberapa pihak telah menyatakan minat membeli, termasuk Perplexity AI yang menawarkan 34,5 miliar dolar AS. Namun, usulan itu ditolak oleh hakim.

Sebagai gantinya, Google diwajibkan berbagi data pencarian online dengan para pesaingnya, seperti Bing milik Microsoft, DuckDuckGo, hingga perusahaan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengandalkan data daring dalam jumlah besar.

Baca juga :   Usung Baterai 8000mAh untuk Penggunaan Ekstrem, Realme C100 Siap Dirilis 7 Mei

Selain itu, Google masih diperbolehkan membayar perusahaan lain agar menjadikan mesin pencarinya sebagai default di perangkat mereka. Skema ini sangat menguntungkan Apple, yang diperkirakan menerima sekitar 20 miliar dolar AS per tahun dari Google.

Meski begitu, Apple kini harus lebih aktif mempromosikan opsi mesin pencari alternatif. Apple juga mendapat kelonggaran berupa izin untuk menyediakan pengaturan mesin pencari default berbeda khusus untuk mode privasi.

Putusan ini turut menjadi kabar baik bagi Mozilla Firefox, karena sebagian besar pendapatan Mozilla berasal dari kesepakatan default dengan Google.

Baca juga :   Google Luncurkan Fitur Baru: Tambah Acara ke Kalender Langsung dari Gmail dengan Gemini

Dampak lain dari keputusan ini menyentuh ekosistem Android. Selama ini, Google mewajibkan produsen ponsel memasang seluruh paket aplikasi Google untuk bisa mengakses layanan Google Play.

Ke depan, produsen hanya perlu menginstal Google Play Store tanpa harus menyertakan aplikasi lain yang mungkin tumpang tindih dengan aplikasi buatan mereka sendiri.

Hal ini diperkirakan akan mengurangi beban produsen sekaligus memberi lebih banyak pilihan kepada pengguna. (LWM)

Chrome Google Google Chrome Monopoli Mesin Pencarian
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleWanita di Palembang Laporkan Pasangan Sesama Jenis atas Dugaan Penganiayaan
Next Article Brimob Lindas Ojol hingga Tewas, Kompol Kosmas Dipecat dan Ungkap Permintaan Maaf
alwi

Related Posts

Techno

Laba Samsung Tembus 145 Miliar USD, Produksi HP Dikabarkan Bakal Dipangkas 30 Persen

10/10/20263 Views
Techno

Pengiriman PC Global Anjlok 20,1 Persen, Lenovo Masih Kuasai Pasar

10/10/20262 Views
Techno

Google Siapkan Emoji HDR untuk Chat, Tawarkan Tampilan Lebih Cerah dan Kontras

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,877 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,749 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,723 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?