RELUNG.ID- Polres Metro Jakarta Timur menangkap AR, salah satu provokator dalam aksi perusakan dan pembakaran Polsek Jatinegara, Jumat (29/8/2025) malam. Penangkapan ini menyusul sebelumnya ditangkapnya RR, yang juga terlibat dalam kerusuhan tersebut.
AR mengaku saat itu datang ke kawasan Kwitang, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, untuk melihat demonstrasi ojek online (ojol) yang rusuh. Ia bertemu dengan teman-temannya, Putra, Arfan, Resga, dan Tian, di lokasi.
“Pas ada pembakaran halte, apinya semakin membesar, jadi saya pilih pulang,” kata AR saat ditangkap, Minggu (7/9/2025). Dalam perjalanan pulang melalui Kampung Melayu, Jakarta Timur, AR menyaksikan kerusuhan yang melibatkan massa anarko.
Sesampainya di Jalan Otista Raya, Jakarta Timur, warga sempat meminta agar pengendara memutar balik karena kondisi sudah berbahaya. AR lalu diajak teman-temannya menonton aksi perusakan Polsek Jatinegara.
Temannya, Putra, merekam peristiwa itu, sementara Resga menyiram dan membakar sepeda motor di lokasi. AR mengaku tidak ikut menyiram, hanya membawa bensin yang dititipkan kepadanya.
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Metro Jakarta Timur menegaskan tersangka provokator ini menjadi kunci pengungkapan aksi anarkis yang merusak sepeda motor dan topi dinas kepolisian di depan Polsek Jatinegara.
RR, tersangka lain, mengaku awalnya hanya ingin menonton kerusuhan di Senen, tapi kemudian ikut turun aksi ketika mendapati jalanan di Jatinegara telah ditutup oleh massa.[YKP]

