RELUNG.ID- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan duka mendalam atas tragedi ambruknya Majelis Taklim Ashobiyyah di Kampung Ciapus, Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Minggu (7/9/2025).
Insiden tersebut menewaskan tiga orang dan melukai 84 lainnya saat warga mengikuti acara Maulid Nabi Muhammad SAW.
Lewat unggahan di media sosial, Dedi Mulyadi menyatakan Pemprov Jabar siap menanggung biaya perawatan bagi korban luka. Tak hanya itu, ia juga menjanjikan bantuan biaya pendidikan bagi anak-anak yang orang tuanya meninggal akibat musibah tersebut.
“Dan keluarga yang ditinggalkan karena meninggalnya tiga jamaah majelis taklim, kami bersedia memberikan tunjangan, bantuan kepada keluarganya, serta menanggung anak-anak yang masih berusia sekolah,” ujar Dedi Mulyadi.
Ia berharap tragedi ini tidak terulang dan mengajak masyarakat lebih berhati-hati dalam memelihara bangunan tempat tinggal maupun tempat ibadah.
Selain itu, Dedi Mulyadi mendoakan agar korban yang meninggal mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada tim medis dan warga yang turut membantu penanganan korban.
Berdasarkan kabar terbaru dari RSUD Kota Bogor pada Minggu malam, sebagian besar korban luka telah dipulangkan.
Dari total 40 pasien yang mendapat perawatan, 26 orang diperbolehkan pulang, sementara 14 lainnya masih menjalani perawatan intensif, dengan enam di antaranya berada di ruang rawat inap dan delapan pasien di IGD untuk observasi lebih lanjut.
Dirut RSUD Kota Bogor, dr. Ilham Chaidir, berharap kondisi para pasien segera membaik setelah menjalani perawatan medis.[YKP]

