Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Polisi Dianiaya Pria Gangguan Jiwa Saat Atur Lalin di Gunung Sahari
Regional

Polisi Dianiaya Pria Gangguan Jiwa Saat Atur Lalin di Gunung Sahari

RiyadiBy Riyadi15/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Pelaku AAF (29), warga Penggilingan, Jakarta Timur, yang belakangan diketahui menderita gangguan jiwa berat. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID- Seorang anggota polisi dari Unit Lantas Polsek Sawah Besar menjadi korban penganiayaan saat mengatur lalu lintas di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat, Kamis (11/9/2025) sore.

Korban berinisial R (29) dipukul oleh pelaku AAF (29), warga Penggilingan, Jakarta Timur, yang belakangan diketahui menderita gangguan jiwa berat.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di depan Pos Lantas TL Pintu Besi, Jalan Gunung Sahari Raya. Saat itu, R sedang menggantikan rekannya bertugas mengatur arus kendaraan.

Baca juga :   Simpan 13 Paket Sabu, IRT di Palembang Diciduk Polisi

Tiba-tiba, seorang pria tak dikenal mendekati dan langsung memukul pipi kiri R dengan tangan kosong hingga menyebabkan memar.

Menurut keterangan kepolisian, insiden berawal saat rekan korban, NH (41), mencoba menghentikan sepeda motor berboncengan tanpa helm dari arah Senen menuju Ancol. Pengendara menghindar hingga kepala pelaku mengenai tangan petugas dan topinya terjatuh.

Pelaku sempat melarikan diri, namun kembali untuk mengambil topinya. Saat itulah ia mendatangi R yang disangka petugas sebelumnya, lalu memukul wajahnya.

Baca juga :   Sebulan Hirup Udara Bebas, Michel Kembali Ditangkap Usai Curi Ratusan Juta di Lubuklinggau

Pelaku AAF yang sehari-hari bekerja sebagai tukang parkir diamankan ke Polsek Sawah Besar. Tak lama kemudian, keluarganya menyerahkan dokumen medis berupa hasil visum kejiwaan RS Polri Kramat Jati dan surat rawat inap RS Jiwa Soeharto Heerdjan (RS Grogol).

Hasil pemeriksaan menunjukkan AAF menderita skizofrenia atau gangguan jiwa berat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, menegaskan pihaknya tetap mengedepankan sisi kemanusiaan dalam kasus ini.

Baca juga :   ART Curi Emas Majikan 30 Gram Senilai Rp71 Juta, Ngaku Hanya Mampu Ganti Rp2,5 Juta

“Kami sangat menghargai pengabdian anggota kami yang sedang bertugas, dan prihatin atas kejadian ini. Namun, kami juga memahami bahwa pelaku ini sedang berjuang dengan kondisi kesehatan mentalnya,” ujarnya, Minggu (14/9/2025).

Menurut Susatyo, pelaku telah dipulangkan untuk mendapatkan perawatan medis yang tepat dengan pengawasan keluarga serta pihak berwenang.

Kapolsek Sawah Besar, Kompol Rahmat Himawan, menyampaikan pihaknya bergerak cepat melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, serta membawa korban ke RS Polri untuk visum.

Baca juga :   Gubernur dan Wagub Sumsel Resmi Diberhentikan, Herman Deru Klaim Banyak Penghargaan yang Diraih

“Kami ingin semua pihak merasa aman. Bukan hanya korban, tapi juga pelaku yang dalam kondisi tidak stabil secara psikologis. Empati dan komunikasi dengan keluarga menjadi kunci,” kata Rahmat.

Rahmat menegaskan penyelidikan tetap berjalan sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan medis terhadap pelaku.

“Kasus ini menyoroti pentingnya perhatian terhadap isu kesehatan mental dalam proses penegakan hukum. Situasi di lokasi kejadian kini telah kondusif, sementara korban sedang menjalani masa pemulihan,” tandasnya.[YKP]

Atur Lalin dianiaya Gunung Sahari Polisi Pria Gangguan Jiwa
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleViral Foto Asrilia Kurniati dan Ahmad Sahroni, Ini Klarifikasinya

Next Article Rumah Dijarah Massa, Eko Patrio: Hasil Jerih Payah Puluhan Tahun Lenyap dalam Semalam
Riyadi

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202329,001 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,871 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,843 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?