Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/2026

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/2026

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Musim Hujan, Pohon Tumbang Jadi Ancaman Jaringan Listrik di Lubuklinggau
Regional

Musim Hujan, Pohon Tumbang Jadi Ancaman Jaringan Listrik di Lubuklinggau

alwiBy alwi17/09/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Asisten Manajer Jaringan dan Konstruksi Distribusi UP3 PLN Lubuklinggau, Tedi Triadi. (Ansori/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Lubuklinggau terus berupaya untuk menjaga suplai kelistrikan di kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan khususnya di musim hujan saat ini.

Baca juga :   Bukan Sekadar Bukber, SMK PGRI 1 Palembang Jadikan Ramadan Ajang Pendidikan Karakter

Asisten Manajer Jaringan dan Konstruksi Distribusi UP3 PLN Lubuklinggau, Tedi Triadi menjelaskan, untuk menjaga suplai kelistrikan secara kontinuitas, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya.

Mulai dari kondisi musim penghujan dan pada saat kemarau.

“Memang ada beberapa tantangan kaitan dengan kaitan cuaca ekstrim ini yang sebetulnya itu sudah kita upayakan secara gerakan dengan skala besar,” kata Tedi pada Rabu, (17/9/2025).

Baca juga :   Puncak Musim Hujan Bakal Terjadi Hingga Akhir Maret, Pancaroba Baru Terjadi April

Menurutnya, gerakan skala besar tersebut ada yang namanya gebyar bakti penyuluhan dengan gerakan operasi eksekusi serentak. Salah satunya adalah kegiatan penebangan pohon.

“Akar masalah ketika cuaca ekstrim adalah sebetulnya adalah pohon tumbang. Jadi kami mulai dari tim eksekusi, mulai dari tim negosiasi sampai dengan proses eskalasinya secara bertingkat, itu sudah pernah kita upayakan,” ujarnya.

Namun begitu ia mengakui dalam hal itu pihaknya menghadapi kendala. Dimana dalam kaitannya dengan ganti rugi, pihaknya tidak bisa melakukan.

Baca juga :   Musim Hujan, Tiga Wilayah di OKI Rawan Banjir

“Makanya sekarang kami mohon kaitan dengan menjaga listrik yang memang handal bisa menyala dengan kondisi apapun dan potensi-potensi menjadi akar masalah adalah pohon itu bisa kita tumbangkan sebelum dia roboh dan meluluhlantakan jaringan,” ungkapnya.

Sebab kata Tedi, bila pohon sudah roboh dan meluluhlantakan jaringan, maka proses recovery nya tidak mudah. Apalagi dia sampai rusak konstruksinya, patah tiang, rusak jaringan parah. Ini sebetulnya menjadi PR (Pekerjaan Rumah) terbesar kami,” jelasnya.

Selain itu tambah Tedi, permasalahan lainnya di musim hujan yang dihadapi pihaknya adalah petir. Namun untuk penanganan petir, pihaknya punya alat untuk mengidentifikasi titik rawan petir.

Baca juga :   Puncak Musim Hujan, BPBD Muara Enim Siap Hadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

“Itu sudah kita pasang alat CLD dan beberapa alat untuk penangkal petir. Dan ini memang bisa kita minimalisir, cuma memang yang terbesar adalah ketika cuaca badai, menumbangkan pohon maka pohon itu merobohkan atau menimpa jaringan PLN, itu yang meluluhlantakan,” bebernya.

Kalaupun itu sampai terjadi, menurut Tedi, maka proses recovery nya tidak cepat. Artinya sambung Tedi, pihaknya butuh waktu yang rata-rata dengan estimasi 3 jam, bahkan bisa melebihi dari itu.

Lebih lanjut, pihak PLN juga sudah ada tim untuk percepatan penanganan evakuasi ketika jaringan rusak atau memang kondisinya parah. Dimana ada 2 tim yang mobilitas dan dilengkapi dengan peralatan.

Baca juga :   FEVOSH 2025 Jadi Wadah Astra Motor Cetak Talenta Vokasi di Sumsel

“Jadi karena Lubuklinggau ini sekarang sudah UP3 kemudian kita ada mobil crane untuk percepatan evakuasi ketika memang jaringan kita rusak ataupun memang dengan kondisi parah. Dan rata-rata kita sekarang sudah sangat cepat untuk melakukan recovery,” pungkasnya. (NSR)

Jaringan Listrik Musim hujan PLN Lubuklinggau
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDjamari Chaniago Jadi Menko Polkam, Erick Thohir Disebut Masuk Menpora

Next Article Reshuffle Kabinet Jilid III, Prabowo Lantik Lima Pejabat Baru
alwi

Related Posts

Regional

Heboh! Nama Prajurit Ini Bikin Komandan Gemetar

11/10/20265 Views
Regional

Truk PT MME Dikawal Melintasi Jalan Negara, Warga Pertanyakan Larangan Angkutan Batubara

11/10/20268 Views
Regional

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,949 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,819 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,792 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?