RELUNG.ID – Jaringan listrik di Kota Lubuklinggau khususnya di Kecamatan Lubuklinggau Selatan kerap mengalami gangguan.
Hal ini diduga akibat pohon tumbang yang tersapu angin kencang dan menimpa tiang listrik. Demikian diakui oleh Manajer UP3 PLN Lubuklinggau, Juliansyah Nugroho, Jumat (5/9/2025).
“Jadi hampir semua gangguan karena pohon. Disana itu masih banyak pohon,” katanya.
Dia mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi pihaknya ada beberapa titik pohon yang belum dapat izin untuk ditebang oleh warga di Lubuklinggau.
Dalam hal ini, pihaknya saat ini berencana melakukan pemetaan pohon-pohon yang tidak boleh ditebang oleh warga.
“Kami mau persentasi ke Pak Wali Kota buat dibantu dari Pemkot ke Kecamatan, Kelurahan, biar Pak RT dan Pak RW bantu kita buat berkomunikasi sama warga,” terangnya.
Selain oleh pohon tumbang, listrik PLN padam juga karena adanya hewan yang menempel di kabel atau tragedi listrik. Dimana menurut Juliansyah, kebanyakan hewan tersebut merupakan jenis tupai.
“Jadi yang kedua karena binatang, paling sering itu tupai yang nempel di kabel dan trafo, itu yang bikin padam,” ungkapnya.
Kemudian penyebab lain padamnya listrik karena adanya kerusakan komponen kecil. Terakhir kata Juliansyah, padamnya listrik terjadi di daerah Belalau pada Rabu, 3 September 2025.
“Itu disebabkan karena kelem pada sambungan trafo ke kabel rusak terbakar. Padamnya listrik di daerah ini berdampak terhadap 40 pelanggan,” pungkasnya. (NSR)

