RELUNG.ID – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI mencatat kinerja yang baik di sepanjang semester II tahun 2025. Diantaranya capaian laba yang mengalami peningkatan.
Berdasarkan data, laba yang berhasil dibukukan sepanjang semester II tahun 2025 ini mencapai Rp3,74 triliun atau naik hingga 10,21 persen secara tahunan atau Years to Years (YoY) dibandingkan periode yang sama ditahun 2024 lalu.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, membaiknya kinerja tersebut didorong oleh sejumlah indikator yang tumbuh secara berkelanjutan. Misalnya saja pembiayaan tumbuh double digit 13,93 persen YoY menjadi Rp293 triliun.
Pertumbuhan itu lebih tinggi dibandingkan dengan industri perbankan umum yang tumbuh 7,77 persen YoY.
Begitu pula dengan himpunan dana pihak ketiga (DPK) BSI yang tumbuh 8,83 persen YoY menjadi Rp323 triliun dengan dana murah (CASA) senilai Rp199 triliun, tumbuh 8,35 persen YoY.
Kinerja BSI juga ditopang oleh kinerja digitalization and distribution, serta didukung unique sharia products, seperti tabungan haji dan emas,” ujarnya dalam keterangan pers via Zoom kinerja kuartal II/2025, Senin (22/9/2025).
Dia menambahkan dari sisi pengguna aplikasi Byond by BSI mencapai 4,49 juta user atau tumbuh 126 persen secara tahun berjalan (YtD). Sementara, nasabah BSI kini mencapai 22 juta dengan pertumbuhan 7,94 persen YoY.
Transaksi keuangan nasabah juga didukung oleh ATM/CRM BSI yang saat ini berjumlah 5.499 unit dan mesin EDC 24.000 unit, 122.000 agen BSI, serta outlet sebanyak 1.039 unit berupa kantor cabang dan kantor cabang pembantu.
Direktur Finance and Strategy BSI, Ade Cahyo Nugroho menambahkan selain fokus pada pertumbuhan bisnis yang unik, BSI juga menjaga kualitas pembiayaan.
“Bisa dilihat pembiayaan tumbuh hampir 14 persen YoY, tetapi NPF kami ada perbaikan,” ujarnya.
Per akhir Juni 2025 NPL gross BSI tercatat sebesar 1,87 persen, membaik dari 1,93 persen pada Juni tahun lalu. Selain itu, kata Ade, simpanan BSI juga banyak tumbuh di produk berbiaya murah atau low cost fund, dengan tabungan tumbuh lebih dari 10 persen YoY.
“Tidak banyak bank yang tabungannya tumbuh seperti BSI. Khususnya pada 2025, kami dorong pembukaan tabungan haji,” tutupnya. (CKM)

