RELUNG.ID – Imbas insiden tenggelamnya Tug Boat Mitra Kencana X di perairan Sungai Musi, Pelindo Regional 2 Palembang menjatuhkan sanksi pembinaan internal kepada petugas kapal pandu yang bertugas saat kejadian.
Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi keselamatan kerja dan upaya mencegah terulangnya insiden serupa.
General Manager Pelindo Regional 2 Palembang, Nunu Husnul Khitam, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kecelakaan terjadi akibat manuver kapal yang terlalu cepat di tengah arus Sungai Musi yang cukup deras. Akibatnya, kapal kehilangan keseimbangan dan akhirnya tenggelam.
“Petugas pandu yang bertugas saat itu sudah kami beri sanksi pembinaan. Evaluasi sedang berjalan untuk memastikan seluruh prosedur keselamatan dipatuhi,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).
Meski kapal tenggelam, Nunu menegaskan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Seluruh anak buah kapal berhasil diselamatkan berkat bantuan warga sekitar dan motor pandu milik Pelindo yang kebetulan berada di lokasi.
“Semua awak kapal selamat. Evakuasi berlangsung cepat dengan dukungan masyarakat dan tim Pelindo,” jelasnya.
Pelindo juga langsung menurunkan Assist Tug Boat Buyut 1 dan Buyut 2 untuk mengamankan tongkang Sumber Kencana V yang membawa muatan CPO agar tidak hanyut terbawa arus. Tongkang itu kemudian ditarik menuju fasilitas tambat milik Pelindo.
Nunu memastikan, aktivitas pelayaran dan bongkar muat di Sungai Musi tetap berjalan normal. Area tenggelamnya kapal telah diberi tanda pengaman dan dinyatakan steril dari aktivitas pelayaran.
“Seluruh layanan kepelabuhanan di Pelabuhan Palembang tetap berjalan normal. Kami juga terus berkoordinasi dengan KSOP Palembang, Distrik Navigasi, dan pihak terkait untuk mendukung proses investigasi,” tegasnya.
Ia menegaskan, keselamatan pelayaran menjadi prioritas utama Pelindo. “Kami akan memperketat pengawasan dan memperkuat budaya keselamatan kerja agar insiden seperti ini tidak terulang lagi,” tutupnya. (FZP)

