RELUNG.ID – Dinas Pendidikan Kota Palembang memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh sekolah tetap berjalan normal, meski sempat muncul kasus belasan murid SD Negeri 178 Palembang yang mengalami mual dan muntah usai menyantap makanan dari program tersebut.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Ir. Muhammad Affan Prapanca, MT., IPM, menegaskan bahwa insiden yang terjadi sekitar tiga hingga empat minggu lalu sudah tertangani dan tidak berdampak terhadap kelanjutan program.
“Memang sempat ada kasus pencemaran, tapi itu sudah lama dan sekarang kegiatan berjalan normal. Tidak ada lagi yang tercemar atau terganggu,” ujarnya, Minggu (19/10/2025).
Affan mengakui masih ada sedikit keterlambatan dalam pengantaran makanan di beberapa sekolah, namun secara keseluruhan distribusi MBG berjalan lancar.
“Mungkin masih ada sedikit keterlambatan, tapi tidak banyak. Program tetap berjalan terus,” katanya.
Hingga saat ini, program MBG telah menjangkau hampir 700 sekolah di Kota Palembang. “Sekarang sudah hampir 700 sekolah yang terlayani dan Alhamdulillah sampai hari ini berjalan baik,” tambahnya.
Untuk menjamin keamanan dan kualitas makanan, Disdik Palembang menggandeng Dinas Kesehatan dan Badan Gizi Nasional (BGN), serta menginstruksikan guru di sekolah ikut mengawasi langsung.
“Kami minta guru-guru ikut mengawasi, bahkan mencicipi lebih dulu sebelum makanan dibagikan ke siswa,” jelasnya.
Terkait penyelidikan penyebab insiden di SD Negeri 178, Affan menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium dari BGN.
Kami belum dapat laporan lengkap, tapi informasinya masih diteliti di laboratorium BGN,” tutupnya. (DSK)

