Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Rumah Panggung di Bukit Baru Palembang Ludes Terbakar, Damkar Kerahkan Enam Mobil

11/10/2026

Komisi VIII DPR RI Soroti Karhutla Sumsel, Pemadaman Udara Terkendala Asap

11/10/2026

Kepergok Curi AC dan Tabung Gas, Dua Warga Tangga Buntung Ditangkap

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Perkenalkan Prototipe Baterai Solid State Baru, Chery Klaim Jangkauan Tembus 1.300 Kilometer
Otomotif

Perkenalkan Prototipe Baterai Solid State Baru, Chery Klaim Jangkauan Tembus 1.300 Kilometer

alwiBy alwi20/10/2025
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Ilustrasi mobil listrik Chery. (Istimewa/net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Produsen mobil asal Tiongkok, Chery, mengumumkan terobosan besar dalam teknologi kendaraan listrik dengan memperkenalkan prototipe baterai solid-state pertama yang dikembangkan sendiri.

Dalam acara perusahaan di Wuhu, Chery mengklaim baterai ini memiliki kepadatan energi sel mencapai 600 Wh/kg, yang diklaim mampu memberikan jangkauan hingga 1.300 km dalam kondisi nyata.

Baca juga :   Citroën Hidupkan Kembali Legenda 2CV Jadi Mobil Listrik Murah

Menurut Chery, jangkauan teoritis baterai tersebut bahkan dapat melampaui 1.500 kilometer cukup untuk menempuh perjalanan Los Angeles, San Francisco pulang-pergi hanya dengan sekali pengisian daya.

Selain performa tinggi, perusahaan juga menekankan keamanan sebagai keunggulan utama. Baterai solid-state ini dilaporkan tetap stabil tanpa terbakar atau berasap, bahkan setelah diuji dengan tusukan paku dan bor listrik.

Teknologi baru ini dikembangkan oleh Chery Solid-State Battery Research Institute. Baterai tersebut menggunakan sistem elektrolit padat terpolimerisasi in-situ serta katoda mangan kaya litium.

Baca juga :   BYD Siapkan Tablet Terintegrasi untuk SUV Terbarunya

Chery menargetkan uji coba percontohan pada tahun 2026 dan peluncuran komersial pada 2027, bertepatan dengan target serupa dari pesaing domestiknya, BYD dan CATL.

Secara global, industri otomotif tengah berlomba mengomersialkan baterai solid-state, yang digadang-gadang lebih aman, efisien, dan memiliki waktu pengisian lebih cepat dibandingkan baterai litium-ion konvensional.

Lembaga riset EVTank memprediksi pengiriman baterai solid-state global akan mencapai 614 GWh pada 2030, setara lebih dari 10 persen pangsa pasar baterai dunia dengan nilai lebih dari €29 miliar.

Baca juga :   Xiaomi SU7 Siap Diproduksi Massal, Bakal Masuk Indonesia?

Kinerja bisnis Chery sendiri menunjukkan tren positif. Pada September 2025, perusahaan mencatat ekspor 137.624 kendaraan, naik 26,2 persen dibandingkan tahun sebelumnya, menandai bulan kelima berturut-turut dengan ekspor di atas 100.000 unit.

Pada paruh pertama 2025, pendapatan Chery mencapai €16,65 miliar, tumbuh 26,3 persen. Setelah IPO besar di Hong Kong, Chery mengalokasikan 35 persen dana untuk riset kendaraan dan 25 persen untuk teknologi generasi mendatang, menjadikan proyek baterai solid-state sebagai prioritas strategis.

Namun, tantangan terbesar masih ada pada biaya produksi. Saat ini, baterai solid-state diperkirakan 2,8 kali lebih mahal daripada baterai elektrolit cair biasa, disebabkan oleh bahan baku mahal dan tingkat hasil produksi rendah.

Baca juga :   Lebih dari 2.000 Kendaraan Listrik Mengaspal di Sumsel

Meski sejumlah lembaga riset seperti Universitas Tsinghua juga telah memamerkan sel baterai berkepadatan tinggi (604 Wh/kg), belum ada pihak yang berhasil menekan biaya secara signifikan untuk produksi massal. (LWM)

Chery Mobil listrik Teknologi Baterai Solid State
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticlePresiden Prabowo Ingatkan Aparat Hukum: Jangan Kriminalisasi Rakyat Kecil, Itu Jahat

Next Article Viral, Warung Milik Epy Kusnandar dan Karina Ranau Diduga Diganggu Preman
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,925 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,797 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,770 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?