RELUNG.ID – Honda mulai menguji coba versi Civic Hybrid sebagai bagian dari langkah besar perusahaan menuju elektrifikasi.
Meski detail lengkap belum diungkap, sejumlah bocoran menunjukkan adanya desain baru pada bagian depan yang menandai arah pengembangan generasi selanjutnya.
Platform baru yang digunakan Civic Hybrid dikembangkan untuk meningkatkan kekakuan bodi, guna memperbaiki pengendalian dan stabilitas.
Struktur ini juga akan menjadi dasar bagi kendaraan listrik Honda di masa mendatang.
Berkat rekayasa ulang, bobot kendaraan berhasil dikurangi hingga 90 kilogram, yang diharapkan meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa keseluruhan.
Honda turut memperkenalkan Sistem Manajemen Gerak terbaru yang dikembangkan dari keahlian robotika mereka. Sistem ini berfungsi untuk meningkatkan stabilitas dan respons kemudi, dan dipadukan dengan versi terbaru dari Agile Handling Assist serta fitur kontrol pitch untuk menghadirkan kenyamanan di berbagai kondisi jalan.
Fokus lain dari pengembangan platform baru ini adalah modularitas. Honda mengklaim kesamaan komponen antar model kini bisa mencapai lebih dari 60 persen, yang akan menyederhanakan proses produksi dan menekan biaya manufaktur.
Prototipe Civic Hybrid yang diuji masih menggunakan bodi Civic generasi sekarang, namun dengan beberapa perubahan mencolok di bagian depan termasuk bemper yang lebih kotak, overhang lebih panjang, dan spatbor lebih lebar.
Perubahan ini bersifat fungsional, semata-mata untuk menguji fondasi baru, bukan menggambarkan desain akhir produk.
Bagian belakang prototipe masih serupa dengan Civic sedan yang ada, namun kini dilengkapi knalpot ganda. Versi produksi nantinya diperkirakan akan tampil berbeda.
Sistem penggerak hybrid baru ini akan menggabungkan mesin bensin 2.0 liter dengan motor listrik, memberikan keseimbangan antara performa dan efisiensi tinggi.
Teknologi ini juga akan mengadopsi beberapa fitur dari Honda Prelude, termasuk S+ Shift, sistem yang meniru perpindahan gigi melalui modulasi suara dan torsi agar pengalaman berkendara tetap terasa natural meski tanpa gearbox fisik.
Selain itu, sistem perpindahan gigi virtual ini juga akan diterapkan pada Super-One EV, hatchback listrik kecil yang diperkenalkan di Japan Mobility Show.
Mobil ini akan memiliki simulasi tujuh percepatan, kontrol suara aktif, dan mode “Boost” untuk memaksimalkan tenaga. Super-One EV menggunakan platform ringan dari seri N dan akan mulai dijual di Jepang pada 2026, disusul pasar Inggris, Eropa, dan Asia lainnya. (LWM)

