RELUNG.ID – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri melakukan panggilan video dengan tim bencana partai di Lhokseumawe, Aceh, saat Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I PDIP di Ancol, Jakarta, Minggu (11/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Megawati menanyakan langsung kebutuhan warga terdampak bencana, selain kebutuhan pokok seperti makanan dan obat-obatan.
Merespons pertanyaan tersebut, Ketua Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP Aceh, Fadli Abdullah, menyampaikan pihaknya telah meninjau sejumlah wilayah terdampak, mulai dari Pidie Jaya hingga Aceh Tamiang.
Menurut Fadli, saat ini warga membutuhkan peralatan kerja sederhana untuk membersihkan lumpur sisa banjir, terutama sekop dan kereta dorong.
“Sekarang mereka juga meminta sekop sama kereta dorong,” ujar Fadli.
Mendengar hal itu, Megawati kembali memastikan kebutuhan tersebut.
“Ya selain sekop, sama kereta dorong, kalau mungkin ada pacul atau apa begitu, apa diperlukan?” tanya Megawati.
“Kalau paculnya enggak, Bu. Mereka butuh sekop,” jawab Fadli.
Megawati pun kembali bertanya mengenai jumlah kebutuhan.
“Nah itu kira-kira butuhnya berapa?”
“Banyak, Bu,” jawab Fadli singkat, yang sontak mengundang gelak tawa peserta Rakernas.
Fadli kemudian menjelaskan tingginya kebutuhan sekop dan kereta dorong karena warga tidak mampu menyewa alat berat. Biaya sewa ekskavator untuk membersihkan lumpur banjir dinilai terlalu mahal.
“Mereka itu harus sewa beko Rp900 ribu per jam, Bu. Itu pun hanya bisa membersihkan rumah dan jalan-jalan. Makanya kemarin mereka minta dua alat itu untuk didatangkan ke sana,” jelas Fadli.[YKP]

