Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Otomotif»Setelah Gagal di Mobil Listrik, Faraday Future Beralih ke Robot Humanoid
Otomotif

Setelah Gagal di Mobil Listrik, Faraday Future Beralih ke Robot Humanoid

alwiBy alwi06/02/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Faraday Future. (Handout)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Perusahaan kendaraan listrik Faraday Future kembali menarik perhatian publik.

Setelah mengalami berbagai kesulitan dalam memproduksi mobil listrik, perusahaan asal Amerika Serikat ini kini mencoba peruntungan baru di bidang robotika humanoid.

Baca juga :   Toyota Ungkap bZ Woodland, Varian Off‑Road dari SUV Listrik bZ Series

Faraday Future memperkenalkan tiga model robot pada ajang National Automobile Dealers Association (NADA) Show di Las Vegas.

Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan yang kini ingin meniru langkah Tesla, yang juga mengembangkan robot humanoid.

Model utama yang diperkenalkan adalah FF Futurist, robot humanoid ukuran penuh dengan harga mulai US$34.990.

Baca juga :   Toyota Corolla Cross Bakal Hadir dengan Tampilan Baru?

Faraday menyebutnya sebagai robot humanoid profesional pertama di Amerika Serikat yang siap diproduksi dan dikirim secara massal.

Futurist dibekali 28 motor berkinerja tinggi, waktu operasi sekitar tiga jam, serta sistem baterai hot-swappable yang memungkinkan penggantian baterai tanpa mematikan robot.

Robot ini menggunakan Nvidia Orin dengan daya komputasi hingga 200 TOPS, serta sistem persepsi lengkap berupa kamera resolusi tinggi, kamera fisheye, RGB-D, LiDAR 3D, dan sensor sentuh.

Baca juga :   MG4 EV Hadirkan Hiburan Bertenaga Oppo dan Opsi Baterai Semi Solid State

Futurist juga mendukung konektivitas WiFi dan 5G serta interaksi alami dalam 50 bahasa.

Faraday membayangkan Futurist dapat digunakan sebagai pramutamu hotel dan museum, penasihat penjualan, asisten pendidikan, hingga duta merek. Ke depannya, robot ini juga dirancang untuk menjadi asisten rumah tangga dan pekerja industri.

Di kelas menengah, Faraday menghadirkan FF Master dengan harga US$19.990. Robot ini diposisikan sebagai humanoid atletis berbasis EAI (Embodied Artificial Intelligence).

Baca juga :   Dijadwalkan Mulai Produksi 2027, Ford Ranger EV Bakal Jadi Model yang Terjangkau dan Menguntungkan

FF Master ditenagai Nvidia Orin NX dengan daya komputasi hingga 157 TOPS. Meski detail teknisnya masih terbatas, Faraday menyebut robot ini mampu mempelajari keterampilan baru dan cocok digunakan untuk penelitian, pelatihan, serta sebagai teman belajar.

Model ketiga adalah FX Aegis yang dibanderol US$2.499. Robot berkaki empat ini dirancang untuk keperluan keamanan dan pendampingan, dengan kemampuan mendaki kemiringan hingga 40 derajat dan melewati rintangan setinggi 33 cm.

FX Aegis dilengkapi konektivitas WiFi dan 5G untuk pemantauan jarak jauh, serta mendukung berbagai aksesori, mulai dari lengan robot hingga peralatan pemadam kebakaran.

Baca juga :   Selama Kuartal Pertama, Penjualan BYD Naik 50 Persen

Faraday Future mengungkapkan bahwa pengiriman awal robot-robot ini dijadwalkan akhir Februari, dan perusahaan mengklaim telah menerima lebih dari 1.200 uang muka tidak mengikat.

Langkah ini menjadi upaya Faraday Future untuk bangkit dan menemukan pasar baru setelah kesulitan panjang di industri kendaraan listrik. (LWM)

Faraday Future Mobil listrik Robot Humanoid
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleJual Smartphone Sistem COD, Halilintar Malah Jadi Korban Begal di Palembang
Next Article Terpergok Berduaan di Homestay, Istri di Palembang Dilaporkan Suami ke Polisi
alwi

Related Posts

Otomotif

Porsche Perkuat Kepemilikan Manthey Jadi 67 Persen, Siapkan Dua Model Edisi Khusus

09/10/20263 Views
Otomotif

Toyota dan Lexus Recall 617 Mobil Gara-Gara Masalah Steering Knuckle

06/10/20267 Views
Otomotif

Toyota Uji Ketangguhan Hilux BEV, Ditimpa Karavan dari Ketinggian 9 Meter

02/10/20267 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,870 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,743 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,716 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?