RELUNG.ID – Aksi perampokan terjadi di pusat rehabilitasi narkoba yakni Yayasan Cahaya Putra Anugerah (CPA) RT 01, Kelurahan Muara Rupit, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumsel.
Aksi perampokan ini diduga dilakukan oleh pasien rehabilitas terhadap karyawan yayasan berinisial IK.
Akibat kejadian tersebut, korban harus kehilangan ponsel infinix Smart 8, uang tunai Rp 850.000, tas selempang dan celana. Tak hanya itu, para pelaku juga membawa kabur motor operasional Honda BeAT berwarna merah putih milik yayasan.
Kasat Reskrim, Iptu Nasirin mengatakan, peristiwa perampokan ini terjadi Sabtu (14/2/2026) sekitar pukul 05.00 wib di Pusat Rehabilitasi Narkoba Yayasan Cahaya Putra Anugrah Kabupaten Muratara.
Saat itu, para terduga pelaku yang merupakan pasien rehabilitasi melakukan Salat Subuh dengan dipimpin oleh sekuriti yayasan berinisial API diruang bawah dengan keadaan pintu terkunci.
“Saat itu, korban IK berjaga duduk ditangga dekat tempat para terduga pelaku salat,” katanya.
Seusai salat, terduga pelaku berinisial S mendatangi korban dan berpura-pura ini bersalaan. Namun, bukannya bersalaman, pelaku malah memukul dan menendang korban berkali kali.
“Ditempat yang sama pelaku lainnya berinisial A dan D langsung menahan dan membekap sekuriti API dan pelaku Y mengikat sekuriti dan korban,” terangnya.
Kemudian, pelaku S mengambil obeng dari laci meja dan digunakan untuk mengancam meminta kunci pintu, kunci motor, dan kunci rolling door.
Setelah mendapatkan kunci pintu dan rolling door, para pelaku mengambil barang milik korban IK berupa ponsel merk Infinix Smart 8, uang Tunai sebanyak Rp 850.000, tas selempang dan celana.
Tak hanya itu, para pelaku juga meminta kunci motor milik yayasan kepada sekuriti dan kemudian melarikan diri.
Pihaknya kemudian mendapatkan informasi keberadaan tersangka S (43) warga Desa Karya Makmur Kecamatan Nibung ini
“Pelaku S ini berupaya pergi ke Bali naik mobil bus, dan kami langsung melakukan penangkapan,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka S mengakui telah melakukan aksi perampokan bersama ketiga rekannya. Bahkan, hasil perampokan berupa motor telah digadaikan di daerah Nibung seharga Rp2,5 juta.
Uang tersebut diambil oleh pelaku S, sedangkan hasil curian lainnya dibawa oleh ketiga rekannya yang masih dalam pencarian.
“Saat ini tiga pelaku lainnya masih dalam pengejaran oleh aparat kepolisian,” tutupnya. (LWM)

