RELUNG.ID – Menjelang libur lebaran Idulfitri 1447 Hijriah, volume kendaraan yang melintas di Tol Kayuagung-Palembang mengalami peningkatan.
Berdasarkan data dari PT Waskita Sriwijaya Tol, peningkatan volume kendaraan ini mencapai 64 persen dari hari biasanya.
“Sekarang ini rata-rata perharinya yaitu 14.934 kendaraan yang melintas,” kata Direktur Utama PT Waskita Sriwijaya Tol, Achmad Jofimar Ali, Rabu (11/3/2026).
Dia menambahkan, peningkatan volume ini terhitung sejak periode libur lebaran H-10 (11 Maret) hingga H+10 (1 April). Pihak pengelola Jalan Tol Kayuagung–Palembang memprediksikan 328.549 kendaraan selama periode libur tersebut.
“Untuk puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 (18 Maret), dengan volume lalu lintas mencapai 20.966 kendaraan,” kata Achmad Jofimar, Rabu (11/3).
Jofimar juga mengatakan, puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+2 (24 Maret), dengan volume lalu lintas sekitar 21.288 kendaraan.
Untuk itu, PT Waskita Sriwijaya Tol memastikan kesiapan penuh dari sisi infrastruktur, operasional, maupun layanan kepada pengguna jalan atau pemudik di Tol Palembang-Kayuagung.
Menurutnya, kesiapan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menghadirkan pelayanan sempurna, sekaligus memastikan masyarakat dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar selama momen mudik dan arus balik Lebaran Idulfitri 1447 Hijrah.
“Saat ini kami tengah melaksanakan program perbaikan dan peningkatan kualitas jalan sebagai bagian dari master schedule pekerjaan yang direncanakan hingga April 2027,” ungkapnya.
Perbaikan lubang di sepanjang jalur, penyelesaian konstruksi Slab on Pile (SOP) serta raising Jalur A KM 345+150 hingga KM 348+850 merupakan program prioritas yang ditargetkan selesai pada 11 Maret 2026 atau paling lambat 12 Maret 2026.
Jofimar menjelaskan, pihaknya memastikan penguatan pelayanan optimal menjelang puncak arus lebaran tahun ini.
“Kami melakukan penambahan gardu satelit dari semula 4 gardu menjadi 6 gardu dan 8 unit mobile reader untuk layanan top up saldo uang elektronik dan layanan gerak perbankan. Kemudian penyedian 5.000 kartu uang elektronik baru,” jelasnya.
Optimalisasi layanan lalulintas dilakukan dengan menyiapkan personel petugas transaksi dan teknisi siaga 24 jam, serta memperkuat unit operasional dengan berbagai sarana pendukung.
“Tersedia 4 unit kendaraan patroli BUJT, 2 unit ambulans, 4 unit kendaraan derek, 3 unit kendaraan Patroli Jalan Raya (PJR). Juga 1 unit kendaraan rescue. 42 unit CCTV dengan jarak ±1 km per titik. 3 unit Variable Message Sign (VMS) untuk penyampaian informasi lalu lintas secara real-time,” jelas Jofimar
Lanjutnya, selain layanan Call Center 24 jam, seperti biasa pengelola tol mendirikan Posko Layanan Lebaran 24 jam di Rest Area KM 360 B.
Di rest area KM 360 B juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas pendukung, antara lain, area UMKM, indomaret dan masjid. Serta ada toilet pria, wanita dan disabilitas.
“Area parkir bisa untuk kendaraan golongan kecil dan besar. Berbagai fasilitas pelayanan lainnya tersedia di sana untuk membuat nyaman pengguna jalan dan juga pemudik,” pungkasnya. (HWJ)

