RELUNG.ID- Sebuah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) milik PO Al-Hijrah dengan nomor polisi BA-7025-WBU mengalami kecelakaan dan masuk ke jurang di Jalan Lintas Tengah Sumatera yang menghubungkan Kabupaten Lahat dan Kabupaten Empat Lawang, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Gumay Talang, Senin (16/3/2026) dini hari.
Dalam peristiwa tersebut, satu penumpang dilaporkan meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan lima lainnya luka ringan.
Informasi kejadian pertama kali diterima melalui laporan masyarakat yang masuk ke layanan darurat 110. Setelah laporan diterima, jajaran Polda Sumatera Selatan bersama personel Polres Lahat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi korban serta pengamanan tempat kejadian perkara.
Proses evakuasi dilakukan pada dini hari di kawasan jalur perbukitan dengan kondisi jalan menanjak dan berkelok. Petugas memastikan seluruh penumpang dapat dievakuasi dari lokasi kejadian dan segera dibawa ke RSUD Lahat untuk mendapatkan penanganan medis.
Korban meninggal dunia diketahui berinisial C.S.W.B.S. (14), seorang pelajar. Sementara satu korban lainnya berinisial D.A.K.B.P. (32) mengalami luka berat berupa cedera pada bagian leher.
Lima penumpang lainnya mengalami luka ringan dan telah mendapatkan penanganan medis di rumah sakit.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bus yang dikemudikan F.K.B.F. (43) saat itu tengah melaju dari arah Lahat menuju Empat Lawang. Saat melintas di lokasi yang memiliki tanjakan dan tikungan tajam, kendaraan diduga mengalami slip dan kehilangan kendali hingga akhirnya terperosok ke jurang di sisi kiri jalan.
Saat ini penyidik dari Satuan Lalu Lintas Polres Lahat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan, Nandang Mu’min Wijaya, mengatakan pihaknya memastikan seluruh proses penanganan berjalan cepat dan profesional.
“Begitu laporan diterima, personel langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi dan penanganan korban. Kami juga menyampaikan duka cita kepada keluarga korban yang meninggal dunia,” ujarnya.
Polda Sumatera Selatan juga mengimbau para pengemudi angkutan umum yang melintas di jalur Lintas Tengah Sumatera agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi ruas jalan yang menanjak dan menikung pada malam hingga dini hari.[FZP]

