RELUNG.ID — Di tengah suasana hangat perayaan Idulfitri, tim penyelamat tetap berjibaku menjalankan misi kemanusiaan. Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan bersama tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap korban kecelakaan speedboat yang tenggelam di perairan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan.
Korban diketahui bernama Iwan (35), yang merupakan pengemudi speedboat naas tersebut. Ia dilaporkan hilang setelah perahu yang ditumpanginya tersedot pusaran air atau “hole” di wilayah Desa Sukaraja, Kecamatan Pedamaran, Sabtu (21/3) sekitar pukul 18.30 WIB.
Peristiwa bermula saat speedboat yang membawa tiga orang berangkat dari Banyuasin menuju Kayuagung. Dalam perjalanan, mereka sempat meminta petunjuk arah kepada warga setempat. Namun, meski telah diperingatkan mengenai bahaya jalur yang akan dilalui, perjalanan tetap dilanjutkan.
Nahas, speedboat tersebut justru masuk ke area berarus kuat dan tersedot pusaran air hingga terbalik. Dua penumpang berhasil diselamatkan warga, sementara korban Iwan hilang terbawa arus sungai.
Kantor SAR Palembang langsung merespons laporan yang diterima pada malam hari dengan mengerahkan personel ke lokasi. Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyatakan pencarian dilakukan secara intensif dengan membagi tim menjadi dua unit.
“Kami melakukan penyisiran permukaan air menggunakan perahu karet dengan jangkauan hingga lima kilometer persegi dari titik kejadian,” ujarnya.
Selain menyisir aliran sungai, tim juga berkoordinasi dengan masyarakat di sepanjang pesisir untuk memperluas area pencarian. Hingga kini, korban masih belum ditemukan dan operasi SAR terus berlanjut.
Raymond juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di jalur perairan, terutama di wilayah yang memiliki karakter arus berbahaya.
“Keselamatan harus menjadi prioritas. Gunakan pelampung dan perhatikan kondisi jalur agar risiko kecelakaan bisa diminimalisir,” tegasnya.[THQ]

