Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/2026

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/2026

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Sunday, 11 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Luas Rawa Menyusut, Ratusan Anak Sungai Hilang Disebut Jadi Faktor Buruknya Drainase Palembang
Regional

Luas Rawa Menyusut, Ratusan Anak Sungai Hilang Disebut Jadi Faktor Buruknya Drainase Palembang

alwiBy alwi23/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Diskusi publik bertajuk Refleksi Banjir Perkotaan dan Arah Perbaikan Tata Kelola Lingkungan yang digelar di UIN Raden Fatah Palembang. (Oskandar/Relung)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Penyusutan kawasan rawa dan hilangnya ratusan anak sungai disebut sebagai faktor utama yang memperparah banjir perkotaan di Palembang.

Hal ini mengemuka dalam diskusi publik bertajuk Refleksi Banjir Perkotaan dan Arah Perbaikan Tata Kelola Lingkungan yang digelar di UIN Raden Fatah Palembang, Rabu (22/4/2026).

Baca juga :   Jaga Mutu Program MBG, Pemkot Palembang Kerahkan Satgas Gizi dan Dinkes

Akademisi UIN Raden Fatah, Yenrizal, mengungkapkan bahwa kondisi ekologis Palembang mengalami degradasi signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut, dari total sistem aliran air yang pernah ada, kini hanya tersisa sekitar 114 sungai, sementara 612 anak sungai lainnya telah hilang akibat alih fungsi lahan.

“Ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan buruknya sistem drainase alami kota. Air kehilangan jalur alirnya,” ujarnya.

Baca juga :   Hilang Kontak di Laut Jawa, 103 Penumpang Virgo Transport 8 Ditemukan Diselamatkan, Satu Meninggal Dunia

Selain itu, luas rawa sebagai daerah resapan air juga terus menyusut. Saat ini, Palembang hanya memiliki sekitar 691 hektare rawa, atau berkurang sekitar 30 persen dari luas awal. Padahal, rawa memiliki fungsi vital dalam menyerap dan menahan air hujan, terutama saat curah hujan tinggi.

Menurut Yenrizal, kondisi ini semakin diperburuk oleh pesatnya pembangunan permukiman. Dengan laju pertumbuhan sekitar 3 persen per tahun dan lebih dari 1.200 kawasan perumahan, banyak pembangunan dilakukan di atas lahan rawa yang ditimbun.

Wilayah seperti Sukarami, Alang-Alang Lebar, Jakabaring, dan Ilir Timur II menjadi contoh kawasan yang berkembang pesat, namun mengorbankan fungsi ekologis. “Ketika rawa ditimbun dan sungai hilang, maka air tidak punya tempat lagi untuk mengalir. Banjir menjadi konsekuensi logis,” tegasnya.

Baca juga :   Pemkot Palembang Percepat Program Koperasi Merah Putih, Camat dan Lurah Diminta Bergerak Cepat

Ia juga menyoroti tingginya curah hujan yang terjadi pada April 2026, yang diperkirakan mencapai 300–400 milimeter per bulan. Intensitas hujan menengah hingga tinggi pada dasarian kedua April turut memperbesar risiko banjir di berbagai wilayah kota.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Yenrizal mendorong langkah konkret dari pemerintah, mulai dari pemetaan ulang kawasan resapan air yang hilang, evaluasi perizinan pembangunan, hingga penertiban bangunan yang menutup fungsi ekologis.

“Penataan ruang kota harus dikembalikan pada prinsip keberlanjutan. Ini bukan hanya soal hari ini, tapi masa depan kota,” ujarnya.

Baca juga :   Diduga Jatuh Saat Diperjalanan, Kernet Speedboat Hilang di Sungai Musi

Sementara itu, aktivis dari Solidaritas Perempuan Palembang, Fadila Nur Amalia, menambahkan bahwa dampak banjir tidak hanya bersifat ekologis, tetapi juga sosial, terutama bagi kelompok rentan seperti perempuan.

Dia menilai, hilangnya rawa dan anak sungai tidak hanya meningkatkan risiko banjir, tetapi juga berdampak pada kehidupan ekonomi masyarakat, khususnya perempuan yang bergantung pada sektor pertanian dan sumber daya alam.

“Ketika lingkungan rusak, perempuan sering menjadi pihak yang paling terdampak, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, hingga keselamatan,” ujarnya.

Baca juga :   Malam Lebaran Idulfitri 1445 H, Ratusan Remaja dan Anak-anak di Lubuklinggau Ikuti Pawai Obor Takbiran

Fadila juga menekankan pentingnya pendekatan yang lebih komprehensif dalam penanganan banjir, tidak hanya teknis, tetapi juga menyentuh aspek tata kelola lingkungan dan keadilan sosial. (DSK)

Anak Sungai Banjir di Palembang Drainase Pemkot Palembang Rawa UIN Raden Fatah Palembang
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous Article8 Rumah di Desa Lingge Ludes Terbakar, Pemkab Empat Lawang Janjikan Bantuan Secepatnya
Next Article Selisih Paham, Juru Parkir di Palembang Dibacok Teman
alwi

Related Posts

Regional

Karhutla Sudah Bikin Malu Bangsa, Asap Indonesia Ganggu Negara Tetangga 

10/10/20266 Views
Regional

UIN Raden Fatah Palembang Resmi Buka Prodi Kedokteran, Jadwal Penerimaan Mahasiswa Belum Diumumkan

10/10/20265 Views
Regional

Diduga Jadi Sarang Narkoba, Dua Perkampungan di Palembang Digerebek Polisi

10/10/20262 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,903 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,776 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,748 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?