Close Menu
relung.idrelung.id
  • Relung Community
  • Indeks
  • Regional
  • Hukum
  • Politik
  • Bola
  • Bisnis
  • Techno
  • Otomotif
  • Video
  • Liputan Khusus
  • Even
  • Advertorial
  • Karir

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/2026

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/2026

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
relung.idrelung.id Monday, 12 October 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
Login
  • Indeks
  • Regional
  • Politik
  • Hukum
  • Liputan Khusus
  • Bisnis
  • Lifestyle
  • Bola
  • Techno
  • Otomotif
  • Advertorial
  • Video
relung.idrelung.id
Home»Indeks»Regional»Menagih Dasa Cita Ratu Dewa – Prima Salam di Tengah Banjir: Keluhan Warga Palembang yang Tak Kunjung Kelar
Regional

Menagih Dasa Cita Ratu Dewa – Prima Salam di Tengah Banjir: Keluhan Warga Palembang yang Tak Kunjung Kelar

ADMINBy ADMIN25/04/2026
Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
Kondisi banjir di Palembang. (tangkapan layar)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

RELUNG.ID – Janji manis saat panggung debat Pilkada 2024 lalu kini terasa hambar, bahkan cenderung pahit bagi warga Kota Palembang.

Pasangan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam, yang dulu sesumbar akan merealisasikan program “Dasa Cita” sebelum Desember 2025, kini justru dihadapkan pada kenyataan pahit. Palembang belum berdaya melawan air.

Baca juga :   Banjir dan Longsor Meluas di Aceh: 119 Ribu Warga Terdampak, 20 Ribu Mengungsi, 14 Meninggal Dunia

Padahal, Prima Salam ketika menyampaikan janjinya saat itu sempat menyandingkan Dasa Cita yang digaungkannya dengan visi misi Prabowo-Gibran yang terangkum dalam Asta Cita.

“Kalau di pusat ada Asta Cita  Prabowo-Gibran, di Palembang ada Dasa Cita Ratu Dewa-Prima Salam. Insya Allah, yang (Dasa Cita,red) saya rangkumkan tadi semua akan terealisasi dan terlaksana dengan baik sebelum Desember 2025,” kata Wakil Wali Kota Palembang, Prima Salam didampingi Wali Kota Palembang, Ratu Dewa saat penyampaian visi misi dalam acara Debat Publik Kedua Pilkada Palembang 2024, di Ballroom Hotel Novotel, Rabu (6/11/2024) malam.

Baca juga :   Naniek Deyang Singgung 'Trauma Akut' Urus Keuangan Usai Mundur dari BGN

Dalam Dasa Cita yang diusung RDPS, visi Palembang Belagak menjadi salah satu janji yang hendak direalisasikan. Mereka menjanjikan restorasi 114 anak sungai dan kota bebas banjir.

Kemudian, visi Palembang Gercep yang menjanjikan program Kelakar (Keluhan Anda Langsung Kelar) serta lalu lintas bebas macet.

Namun, janji tersebut kini terdengar seperti satire di telinga warga yang harus berkubang di tengah kemacetan dan genangan.

Baca juga :   Prakiraan Cuaca Hari Ini, Palembang Diguyur Hujan Hingga Siang Hari

Data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Sumatera Selatan menjadi bukti tak terbantahkan atas rapuhnya sistem drainase kota ini.

Sepanjang Januari hingga April 2026, Palembang sudah “dihajar” banjir sebanyak 17 kali. Tragisnya, hujan berdurasi singkat saja sudah cukup untuk melumpuhkan urat nadi transportasi kota.

Peristiwa pada Selasa (21/4/2026) menjadi puncak dari segala rasa frustrasi. Hujan dua jam mengubah jalanan protokol menjadi aliran sungai dadakan.

Baca juga :   Viral! Aksi Tidak Terpuji Warga Jarah Muatan Truk Kecelakaan di Tol Cipularang

Durasi perjalanan yang biasanya hanya 20 menit membengkak menjadi 5 jam, menyandera ribuan warga dalam ketidakpastian di tengah kepungan air.

Kritik tajam pun berdatangan. Salah satunya dari pengamat sosial, Bagindo Togar, yang tidak ragu melabeli Palembang sebagai pemilik sistem drainase terburuk di Indonesia.

Menurutnya, pemandangan jalan protokol yang berubah menjadi anak sungai adalah bukti nyata kegagalan manajemen infrastruktur.

“Ini menunjukkan sistem drainase tidak berfungsi maksimal. Drainase, kolam retensi, dan infrastruktur penunjang dibiarkan mengalami sedimentasi parah tanpa perawatan rutin yang memadai,” tegas Bagindo beberapa waktu lalu.

Baca juga :   Kasus DBD di Sumsel Tembus 2.002 hingga Juli 2025, 20 Warga Meninggal Dunia

Kritik lainnya datang dari Wakil Ketua DPRD Kota Palembang, M. Hidayat. Menurutnya,  penanganan banjir di Kota Palembang belum maksimal. Dia menilai, Pemkot Palembang saat ini sibuk dengan pencitraan, namun minim tindakan nyata.

“Jangan hanya sibuk menampilkan pencitraan, sementara masyarakat masih terus menghadapi banjir setiap hujan turun. Warga butuh tindakan nyata,” katanya melalui unggahan di media sosialnya, Kamis (23/4/2026).

Seolah bertindak sebagai pemadam kebakaran yang sibuk saat api sudah membesar, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Palembang baru mulai sibuk merencanakan normalisasi di 11 titik banjir.

Baca juga :   Pandji Pragiwaksono Minta Maaf soal Candaan Adat Toraja: Saya Akan Belajar dan Lebih Peka

Beberapa kerusakan di sejumlah infrastruktur baru diperbaiki. Seperti perbaikan penahan air Kolam Retensi Simpang Polda yang jebol saat banjir besar lalu.

Pemerintah juga baru melakukan normalisasi crossdrain di bawah jalan di kawasan cekungan DA Km7 serta menyiagakan pompa di beberapa titik.

“Kami terus bekerja, bahkan hingga lembur malam hari. Petugas juga disiagakan di titik-titik genangan agar bisa langsung bergerak cepat saat air mulai naik,” kata Kepala Dinas PUPR, Ir. Yudha dalam keterangannya, Jumat (24/04/2026).

Baca juga :   BMKG Keluarkan Peringatan Dini, BPBD Sumsel Imbau Warga Waspada Banjir dan Longsor

Gerak lamban pemerintah ini menunjukkan adanya ketidaksiapan dan kurangnya kesigapan dalam menghadapi potensi bencana yang rutin terjadi setiap tahun.

Alih-alih melakukan langkah antisipatif, jajaran Pemkot Palembang terkesan bekerja secara reaktif, bukan proaktif. Seolah baru bergerak setelah bencana terjadi, bukan mencegah sejak dini. (TIM)

Banjir Palembang Dasa Cita Palembang Ratu Dewa-Prima Salam
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleDiduga Jadikan Ikan Sapu-sapu Bahan Siomay, Lima Orang Ditangkap
Next Article Halal Bihalal Sumbagsel Jadi Panggung Silaturahmi dan Konsolidasi Kekuatan Daerah
ADMIN

Related Posts

Regional

Setelah Pangdam Brawijaya, Kini Muncul Naruto yang Jadi Prajurit TNI

11/10/20267 Views
Regional

Mutasi Polri, Brigjen Irwansyah Kini Dipercaya Jadi Wakapolda Sumsel

11/10/202616 Views
Regional

Kabut Asap Selimuti Pagar Alam, Kualitas Udara Masuk Kategori Tidak Sehat

11/10/20263 Views
Add A Comment

Leave A Reply Cancel Reply

Demo
Top Posts

Olahraga Berbahaya! Ini Manfaat Parkour untuk Kesehatan Tubuh

09/10/202328,994 Views

Hukum dan Keutamaan Puasa Syawal

11/04/202428,866 Views

Daerah Kelimpungan Hadapi Pemangkasan TKD, Menkeu Purbaya Tegaskan Disiplin Fiskal Tak Bisa Dilanggar

08/10/202522,838 Views

Keajaiban Tersembunyi di Talang Sarang Bulan: Curup Ayek Bayau

21/07/20244,403 Views

Tabrak Ambulans Bawa Pasien, Kuasa Hukum RSUD Bayung Lencir Soroti Pemilik Truk Tangki

02/06/20251,359 Views
Stay In Touch
  • Facebook
  • YouTube
  • TikTok
  • WhatsApp
  • Twitter
  • Instagram

Subscribe to Updates

Get the latest tech news from FooBar about tech, design and biz.

Demo
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok
  • Tentang Kami
  • Info Kontak
  • Info Kerjasama
  • Karir
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy & Policy
© 2026

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?