RELUNG.ID- Pemerintah Kota (Pemkot) Pagar Alam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional setelah berhasil menekan angka pengangguran secara signifikan.
Atas capaian tersebut, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan penghargaan sekaligus insentif fiskal dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026.
Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tomsi Tohir, kepada Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, dalam acara yang digelar di Hotel Wyndham Palembang, Sabtu (25/04/2026).
Ajang tersebut menilai kinerja pemerintah daerah berdasarkan empat kategori utama, yakni penurunan angka pengangguran, pengentasan kemiskinan dan stunting, inovasi pembiayaan kreatif (creative financing), serta efektivitas pengendalian inflasi.
Kemendagri memberikan apresiasi kepada sejumlah daerah yang dinilai berhasil menekan angka pengangguran melalui program yang terencana dan berkelanjutan. Penilaian dilakukan dengan melihat kualitas perencanaan, dukungan anggaran, serta capaian nyata di lapangan.
Sebagai bentuk penghargaan, Kemendagri juga mengalokasikan insentif fiskal bagi daerah dengan kinerja terbaik. Besaran insentif tersebut mencapai Rp 3 miliar untuk peringkat pertama, Rp 2 miliar untuk peringkat kedua, dan Rp 1 miliar untuk peringkat ketiga.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus berinovasi dalam menciptakan peluang usaha, khususnya bagi generasi muda melalui penguatan sektor UMKM yang didukung pemerintah daerah maupun pusat,” ujarnya.
Ia menambahkan, karakter masyarakat Pagar Alam yang enggan menganggur menjadi dorongan kuat bagi pemerintah untuk terus menghadirkan program-program produktif. Pemkot pun fokus mendorong pengembangan usaha di sektor kuliner, produk berbasis kopi, serta pariwisata sebagai motor penggerak ekonomi daerah.
“Dengan semangat tersebut, kami optimistis angka pengangguran dapat terus ditekan dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” pungkasnya.[TFK]

