RELUNG.ID-Polisi kembali mengamankan satu pelaku pengeroyokan yang berujung aksi penembakan terhadap dua warga di Dusun VI Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Dengan penangkapan terbaru ini, total empat pelaku telah diamankan, sementara satu pelaku lainnya masih buron.
Pelaku terbaru yang diamankan yakni Reza. Ia menyerahkan diri ke pihak kepolisian pada Rabu (20/5/2026) sekitar pukul 12.00 WIB setelah polisi melakukan pendekatan terhadap keluarganya.
Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan mengatakan, Reza datang sendiri ke kantor polisi dan mengaku siap mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Pelaku menyerahkan diri atas kesadarannya sendiri. Intinya dia siap untuk bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dia lakukan,” ujar Hendrawan.
Sebelumnya, polisi telah lebih dulu menangkap tiga pelaku lainnya yakni Jon, Lagenda, dan Alfa. Sementara satu pelaku berinisial S hingga kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
“Sudah ada empat pelaku yang sudah kita amankan, saat ini kami masih memburu pelaku kelima atau yang terakhir dalam kasus penembakan ini,” katanya.
Diketahui, aksi pengeroyokan dan penembakan tersebut terjadi pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di Dusun VI Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Dua korban bernama Edo dan Sansai mengalami luka tembak dan harus menjalani perawatan di RS Sobirin Muara Beliti.
Peristiwa bermula saat korban menghentikan sebuah truk tangki CPO yang melintas di lokasi kejadian. Tidak lama kemudian, sebuah mobil Toyota Yaris dan Mitsubishi Triton datang ke lokasi hingga memicu ketegangan.
Situasi memanas ketika salah satu pelaku turun dari kendaraan sambil membawa rotan dan diduga melakukan intimidasi terhadap warga. Cekcok mulut kemudian berujung aksi kekerasan setelah tersangka Lagenda diduga melepaskan tiga kali tembakan menggunakan senjata api rakitan.
Tembakan tersebut mengenai lengan kanan korban Sansai dan leher bagian kanan korban Edo. Selain penembakan, pelaku lain juga diduga melakukan pengeroyokan menggunakan batu dan senjata lainnya.
Usai kejadian, para pelaku melarikan diri ke arah Lubuklinggau dan Muara Lakitan sebelum akhirnya satu per satu berhasil diamankan polisi.[NSR]

